
Probolinggo kota. Pemilik toko di sekitar Jalan Cut Nyak Din akhirnya merasa lega setelah menunggu selama tujuh tahun. Bekas bedak pedagang sementara yang selama ini mengganggu aktivitas para pedagang di sekitar pasar, telah dibongkar dan dibersihkan. Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin memantau langsung proses pembersihan lokasi tersebut pada Rabu (12/4) siang.
Wali kota didampingi oleh Kepala Dinas PUPR dan Perumahan Pemukiman Setiorini Sayekti serta Plt Kepala DLH Rachmadeta Antariksa. Saat itu, ia menanyakan proses finishing pembersihan yang sedang dilakukan.
“Hari ini (12/4) sudah tuntas ya, termasuk memindahkan sampah dan tanah yang sudah dikumpulkan jadi satu menggunakan alat berat ini,” ujarnya.
Wali kota menyampaikan kelegaannya bahwa bekas bedak

pedagang sementara yang mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar pasar telah dibersihkan. Selama tujuh tahun, para pedagang dan warga sekitar Jalan Cut Nyak Din telah menunggu proses pembangunan pasar baru bisa segera dimulai. Diharapkan, dengan berakhirnya pembersihan bekas bedak tersebut, perekonomian di daerah tersebut bisa segera pulih.
Di lokasi pembersihan, tersedia truk pengangkut material seperti tanah, batu cor bekas bedak, serta sampah. Di sisi lain, proses pembersihan di Pasar Baru di sisi Jalan Siaman juga telah selesai.
Wali kota mengungkapkan bahwa pada tahun ini, rencananya akan dilakukan perbaikan jalan di dua lokasi yang sebelumnya sempat terpasang bedak sementara. Semoga dengan rampungnya proses pembersihan bekas bedak tersebut, aktivitas masyarakat di sekitar pasar bisa berjalan dengan lancar dan perekonomian di daerah tersebut bisa kembali pulih.







