Surabaya – Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan holding BUMN industri pertahanan. Yang bernama defence industry Indonesia atau disingkat Defend Id dalam acara peluncuran di Hanggar Fasilitas Kapal Selam PT Pal Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, Rabu.
Menurut Presiden, pembentukan Defend Id sejalan dengan kebutuhan Indonesia dalam upaya membangun kemandirian industri pertahanan. Yang bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri dan siap memasuki pasar luar negeri.
Ia mengatakan bahwa dalam mewujudkan kemandirian industri pertahanan tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri maupun parsial, melainkan secara bersama-sama. Salah satunya melalui pembentukan Defend Id sebagai holding BUMN industri pertahanan.
Secara khusus dia mengapresiasi Defend Id yang digawangi oleh PT Len Industri sebagai induk holding bersama empat BUMN industri pertahanan lainnya. Yakni PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT Pal Indonesia, dan PT Dahana.
Dalam kesempatan lebih awal menteri pertahanan, Prabowo Subianto, melaporkan bahwa selain peluncuran Defend Id. Acara itu juga menandai sejumlah kontrak kerja sama antara holding bumn tersebut dengan kementerian pertahanan.
Selain Prabowo, Menteri BUMN, Erick Thohir, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Serta Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa turut mendampingi .(red)







