spot_img
Sabtu, Maret 21, 2026
Beranda BERITA VIDEO Presiden Jokowi Buka Muktamar Sufi Internasional 2023: Meneguhkan Kerukunan dan Keberagaman

Presiden Jokowi Buka Muktamar Sufi Internasional 2023: Meneguhkan Kerukunan dan Keberagaman

289

Pekalongan – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dengan penuh semangat membuka Muktamar Sufi Internasional tahun 2023 di Sahid International Convention Centre, Pekalongan, Jawa Tengah, pada hari Selasa (29/08/2023) siang.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menekankan esensi pentingnya kerukunan, toleransi, dan kesatuan di tengah beragamnya masyarakat Indonesia. Beliau mengakui bahwa pesan-pesan ini tidak dapat dilepaskan dari peran penting para ulama dan tokoh agama dalam membina kerukunan di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang suku, agama, dan bahasa yang beragam.

Sebagai negara yang membanggakan keragamannya, Indonesia dengan berbagai suku dan bangsa di dalamnya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa sikap moderat dan interaksi antar kelompok menjadi faktor yang sangat mendasar dalam menyatukan bangsa. Konsep “Bhinneka Tunggal Ika” yang mendarah daging dalam budaya Indonesia diapresiasi sebagai wujud konkret dari “Unity in Diversity”.

Dalam kesempatan yang berharga ini, Presiden dengan tulus mengapresiasi penyelenggaraan Muktamar Sufi Internasional. Acara ini dinilai sangat penting dalam memperkenalkan Islam yang moderat di tanah air. Islam yang diusung memiliki nilai-nilai humanisme universal dengan prinsip Islam Wasathiyyah, yakni Islam yang mengedepankan keseimbangan dan toleransi.

Dalam sorotan penuh harapannya, Presiden Jokowi juga menitipkan pesan agar Muktamar ini menjadi sumber inspirasi dan contoh teladan bagi dunia Islam. Selain itu, diharapkan juga bahwa Muktamar ini mampu memberikan solusi-solusi nyata dalam menghadapi berbagai krisis kemanusiaan yang sedang melanda dunia saat ini.

Saat menutup sambutannya, Presiden menggambarkan bahwa Muktamar Sufi Internasional 2023 memiliki peran penting dalam membimbing umat Islam menuju arah perbaikan dan kebaikan. Dengan semangat yang tinggi, beliau memandang bahwa melalui kerukunan, toleransi, dan keberagaman yang dijunjung tinggi, Indonesia akan semakin dihormati dan diperhitungkan di panggung dunia.

“Saya berharap Muktamar ini dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi dunia Islam, serta membimbing umat Islam menuju arah perbaikan dan kebaikan. Saya juga berharap Muktamar ini mampu memberikan solusi di tengah krisis kemanusiaan yang saat ini sedang melanda dunia.”

Dengan semangat optimisme, Muktamar Sufi Internasional 2023 telah mengukuhkan pentingnya menjaga kerukunan, toleransi, dan keberagaman dalam merajut persatuan bangsa. Indonesia terus berjalan dengan langkah teguh sebagai contoh nyata bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan yang memajukan.