spot_img
Kamis, Maret 26, 2026
Beranda Kediri Polsek Kota Kediri Tangani Temuan Mayat di Kamar Kost

Polsek Kota Kediri Tangani Temuan Mayat di Kamar Kost

200

Kediri – Warga di sekitar Kelurahan Setono Pande Kota Kediri gempar dengan adanya penemuan mayat yang telah mengeluarkan bau yang kurang sedap di kamar kost. Tim dari Polsek Kota Kediri langsung menangani temuan mayat itu.

Kapolsek Kediri Kota, AKP Mustakim, SH, Senin (9/5/2022) menjelaskan kronologis penemuan orang meninggal dunia pada hari Senin tanggal 9 Mei 2022. Diketahui sekitar pukul 14.00 WIB di Jl. Sultan Agung RT.04, RW.02, Kelurahan Setonopande, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Dan Kapolsek mencatat korban meninggal dunia atas nama Henky Harijanto (46) asal Bronggalan Sawah 6-A/20 RT.02/09 Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambak Sari, Kota Surabaya yang aktivitasnya sebagai karyawan swasta.

Ditemukan mayat korban, saat saksi 1 atas nama As’at menghubungi korban pada hari Minggu tanggal 8 Mei 2022 sekitar pukul 21.30 via WhatsApp, tapi tidak ada balasan. Lalu pada pukul 23.00 WIB As’at menelepon korban Henky, juga tidak korban angkat.

“Selanjutnya Hari Senin tanggal 9 Mei 2022 sekira pukul 12.30 WIB saksi As’at menghubungi korban melalui telepon namun tidak ada yang mengangkat. Kemudian saksi pulang dan merasa ada yang janggal. Kondisi ini pun ia ceritakan  kepada Saksi dua bernama Mariyono dengan memastikan ke tempat kerja korban. Ternyata korban tidak masuk kerja,” katanya.

Selanjutnya kedua saksi bersepakat untuk mengetuk pintu kamar korban demi memastikan keadaan korban dan sekira pukul 14.00 WIB saat dipanggil tidak ada jawaban hingga keduanya memberanikan diri membuka kaca nako dan melihat kondisi korban sudah tercium bau busuk. Akhirnya salah satu saksi menelepon kantor kelurahan untuk menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Setonopande.

Usai pemeriksaan awal dari Identifikasi terhadap tubuh korban tidak tertemukan tanda tanda atau bekas bekas kekerasan. Selanjutnya petugas medis membawa korban ke RS Bhayangkara Kota Kediri.

Tak jauh dari tubuh korban terdapat berupa barang- barang berupa beberapa bungkus obat berbagai merek. Kalau dari hasil oleh TKP tidak ada tanda-tanda atau bekas-bekas kekerasan pada tubuh korban,” tandas AKP. Mustakim Kapolsek yang Murah Senyum tersebut

Lebih tegas lagi dari keterangan dr. Hendri Hariyanto selaku kakak kandung korban, yang berprofesi sebagai dokter, ia diketahui telah merawat korban yang menderita sakit jantung selama 5 tahun. Dari kejadian ini, maka patut diduga korban meninggal dunia karena sakit jantung. (sis)