spot_img
Jumat, Maret 13, 2026
Beranda BERITA VIDEO Polres Tulungagung Menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Pemilu...

Polres Tulungagung Menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2024

219

TULUNGAGUNG – Polres Tulungagung telah sukses menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (SISPAMKOTA) dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilu Serentak tahun 2024. Simulasi ini dilaksanakan di depan kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung pada Jumat (13/10/2023).

Simulasi ini melibatkan sepuluh tahapan yang disiapkan dengan tujuan utama memastikan bahwa Pemilu yang akan berlangsung pada tahun 2024 mendatang dapat berjalan lancar dan aman. Tahapan-tahapan tersebut mencakup persiapan, tahap kampanye, cipta kondisi, masa tenang, pendistribusian logistik pemilu, penghitungan suara, rekapan surat suara, pemberlakuan SISPAMKOTA, hingga tahap pemulihan kota.

Dalam simulasi yang disajikan, tahapan demi tahapan pemilu berlangsung lancar. Namun, pada saat Komisioner KPUD melaksanakan sidang pleno penetapan perhitungan suara hasil pemilu 2024, terjadi upaya penculikan terhadap salah satu komisioner KPUD dengan maksud menggagalkan sidang. Untungnya, upaya ini berhasil digagalkan oleh pengawal pribadi serta Resmob, dan sidang pleno tetap berjalan.

Selama berlangsungnya sidang pleno, terjadi unjuk rasa besar-besaran yang berujung anarkis, dengan massa membakar kantor KPUD dan kantor Bawaslu. Mereka yang tidak puas dengan hasil pemilu mencoba menggagalkan pelaksanaan sidang pleno. Berdasarkan informasi dari Satuan Intelkam, ada indikasi adanya pergerakan massa dalam jumlah besar yang akan melakukan unjuk rasa di kantor KPUD untuk memprotes hasil pemilu.

Massa bergerak menuju kantor KPUD dan melakukan pembakaran ban-ban bekas di jalan raya serta upaya pembakaran kantor KPUD Tulungagung. Pada saat yang sama, ada informasi bahwa kantor Bawaslu juga akan dibakar oleh massa lain karena dinilai Bawaslu tidak tegas dalam menangani laporan dugaan kecurangan.

Melihat situasi yang semakin tidak kondusif, Kapolres Tulungagung kemudian melaporkan kepada KAPOLDA Jatim dan meminta izin untuk dilakukan SISPAMKOTA. KAPOLDA memberikan izin, dan SISPAMKOTA pun diberlakukan. Kerusuhan dapat ditangani dengan baik setelah itu.

Pasca adanya unjuk rasa anarkis, situasi berangsur-angsur pulih. Untuk mempercepat proses pemulihan situasi, Kapolres memerintahkan kepada Satuan Binmas dengan segala personel Bhabin Kamtibmas untuk melakukan kegiatan pembinaan dan penyuluhan secara terus-menerus. Selain itu, patroli cipta kondisi gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dishub dilakukan hingga situasi benar-benar kondusif.

Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsyah Khadafi, menjelaskan, “Polres Tulungagung melakukan simulasi SISPAMKOTA untuk Operasi Mantab Brata 2023. Ini merupakan bentuk kesiapan Kabupaten Tulungagung dimana pihak kepolisian berserta TNI dan pemerintah daerah siap mengamankan kegiatan untuk Pemilu, Pemilukada, dan Pileg Serentak di Kabupaten Tulungagung.”

Sementara itu, PJ. Bupati Tulungagung, Heru Suseno, mengatakan, “Tugas keamanan dan ketertiban bukan hanya TNI dan Polri, semua elemen masyarakat Tulungagung punya kewajiban untuk menjaga keamanan dan ketertiban Tulungagung.”

Simulasi SISPAMKOTA ini melibatkan semua stakeholder terkait dan dihadiri oleh PJ. Bupati Tulungagung Heru Suseno, Kapolres AKBP Teuku Arsyah Khadafi, serta Forkopimda Kabupaten Tulungagung, Sekda Tulungagung, dan tamu undangan lainnya.