Pamekasan – Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menerjunkan sebanyak 3.685 personel, guna mengamankan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada 23 April 2022.
Sedikitnya 3.685 personel tersebut merupakan gabungan dari unsur Polisi, TNI dan personel Linmas.
Menurut AKP Nining, ribuan personil itu rinciannya dari unsur polisi sebanyak 1.879 personel, TNI sebanyak 602 personel dan dari unsur Linmas sebanyak 1.204 personel.
Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten setempat menerjunkan sebanyak 674 orang tenaga kesehatan untuk mendukung pelaksanaan gelaran pilkades tersebut.
Polres Pamekasan memintakan dua desa yang dinilai rawan, seperti Desa Taraban, Kecamatan Larangan dan Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar, polisi melakukan penambahan pasukan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Dua desa diantaranya Bujur Barat dan Desa Taraban menjadi perhatian khusus kepolisia karena sempat terjadi konflik,” tambahnya.
Terbukti, Di Desa Taraban, Kecamatan Larangan, sempat terjadi unjuk rasa dan massa maksa masuk ke kantor desa. Hal itu karena ada salah seorang calon yang dicoret panitia.
Sedangkan di Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar, terjadi penganiayaan pembacokan pada saksi salah seorang calon kepala desa setempat.
Pilkades serentak di Kabupaten Pamekasan akan berlangsung pada 23 April 2022. Di antaranya sebaya 74 desa melangsungkan perhelatan pemilihan kepala desa. Akan tetapi dua desa terpaksa ditunda, karena terkendala teknis.(ry)







