Surabaya – Polda Jawa Timur akan melakukan persiapan secara detail mengenai pengelolaan mudik di tahun 2022 yang telah diperbolehkan oleh presiden. Persiapan tersebut mulai perbaikan jalan dan infrastruktur, serta mempersiapkan masyarakat yang akan mudik seperti mempersiapkan gerai vaksinasi di sejumlah titik perbatasan.
Sejumlah titik yang rawan macet, rawan kenakalan, dan rawan banjir juga sudah dipersiapkan agar aman untuk para pemudik. Terutama yang menjadi perhatian Polda Jatim adalah titik kemacetan yang beresiko menimbulkan penumpukan kendaraan dan berpotensi adanya kerumunan.
Polda Jatim juga akan melakukan pengecekan terhadap pengendara di sejumlah titik. Jika ditemukan warga yang belum mendapatkan vaksinasi maka akan dilaksanakan vaksinasi secara langsung di tempat.
Polda Jatim akan menerapkan beberapa tahapan dalam pengaturan arus mudik tahun ini. Di antaranya, tahap represif eduaktif, yakni pelaku pelanggaran akan dihentikan secara langsung oleh petugas dan kendaraan yang melanggar dipasangi janur kuning sebagai tanda bahwa kendaraan tersebut dapat membahayakan pengendara lain. Kemudian tahap represif yakni dengan memasang sejumlah alat ETLE di sejumlah titik untuk mendeteksi pengendara yang melanggar lalu lintas.
Polda Jatim juga menghimbau untuk mempersiapkan kendaraan secara baik ketika akan mudik. Serta mempersiapkan diri agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.(red)







