
Kediri – Buntut dari pembubaran pagelaran simulasi seni jaranan di kelurahan ketami satu bulan yang lalu. Sejumlah aliansi seniman jaranan kembali melakukan aksi damai. Aksi damai kali ini digelar di kantor satpol PP, Jalan Veteran No 8 Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Dengan menggelar aksi pertunjukan kesenian jaranan.
Aksi seniman jaranan yang tergabung dalam aliansi seniman Kediri Jawa Timur, kembali menggelar aksi damai di kantor satpol PP Kota Kediri. Sebelumnya beberapa minggu yang lalu, aksi serupa juga terlaksana di halaman kantor Kecamatan Pesantren Kota Kediri.
Aksi ini sebagai bentuk protes, buntut atas pembubaran pentas kesenian jaranan, yang terlaksana di Kelurahan Ketami pada bulan kemarin, oleh tim satgas Covid 19.
Dalam aksinya, seniman jaranan kediri memasang poster tuntutan di pagar kantor satpol PP. Selain itu juga menggelar aksi pentas pagelan kesenian jaranan.
Dari keterangan korlap aksi, moh hanif saat memberi konfirmasi menjelaskan, satpol PP juga bertanggung jawab atas pembubaran pentas kesenian jaranan di Ketami bulan kemarin. Menurutnya, satpol PP pada saat pembubaran pagelaran simulasi kesenian di kelurahan ketami tidak ada di lokasi.
Sejumlah para seniman jaranan mendapatkan kesempatan berdialog dengan perwakilan pemerintah Kota Kediri. Dari hasil pertemuan tersebut hasilnya akan dilaporkan kepada pimpinan.
Dalam selebarannya, aliansi seniman kediri menuntut, meminta pimpinan, kepala satuan polisi pramong praja (satpol PP), untuk tidak tebang pilih dalam penegakan aturan Covid-19, serta mengajak satpol PP kota kediri untuk berdialog. Copot kasatpol PP Kota Kediri. (me)







