
Tulungagung – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024, Pemerintah Kabupaten Tulungagung kembali memperkuat sinergitas seluruh stakeholder terkait dalam rangka mewujudkan Pemilu 2024 yang aman dan damai. Kegiatan yang diinisiasi oleh Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Tulungagung ini dihadiri oleh Penjabat (PJ) Bupati Tulungagung, Dr. Ir. Heru Suseno, MT, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulungagung, DRS. Sukaji, M.Si, Kapolres Tulungagung, Dandim 0807 Tulungagung, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tulungagung, Camat, Forkopimcam, serta Kepala Kelurahan dan Kepala Desa se-Kabupaten Tulungagung.
Dalam kesempatan tersebut, PJ Bupati Tulungagung, Heru Suseno, menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi semua pihak untuk terus melakukan koordinasi, sosialisasi, memetakan daerah rawan pelanggaran, serta mengantisipasi berbagai potensi kerawanan yang dapat menghambat jalannya Pemilu 2024 di Tulungagung.
“Saya ingin menekankan betapa pentingnya koordinasi dan sinergi di antara kita semua. Kita perlu terus berkomunikasi, melakukan sosialisasi secara maksimal, dan memetakan daerah-daerah yang rawan pelanggaran. Dengan sinergi ini, kita dapat bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian selama pelaksanaan Pemilu nanti,” ungkap PJ Bupati Heru Suseno.
Sementara itu, PJ Bupati Heru Suseno juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memperhatikan netralitas. Dalam upaya menjaga netralitas tersebut, pemerintah telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan.
“Penting bagi seluruh ASN untuk memahami dan menjaga netralitas. Kita semua harus bersama-sama menciptakan birokrasi yang netral. Pahami dan patuhi 10 pose yang dilarang serta jenis pelanggaran Kode Etik Disiplin ASN dalam rangka memasuki tahun politik,” tambahnya.
Dengan semangat sinergi dan komitmen untuk menjaga netralitas, Pemerintah Kabupaten Tulungagung optimis dapat menciptakan Pemilu 2024 yang berkualitas, aman, dan damai. Semua pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga integritas dan keamanan proses demokrasi, sehingga masyarakat dapat melibatkan diri dengan tenang dan yakin bahwa Pemilu berlangsung sesuai dengan aturan dan prinsip demokrasi yang kuat.







