BANGKALAN – Beginilah suasana pelaksanaan panen raya yang digelar UPTD SDN Kemayoran 1 Bangkalan di Jl. Teuku Umar, Kecamatan Kota Bangkalan, berjalan lancar dengan berbagai hasil karya kreativitas para siswa dipamerkan. Mulai dari hasil keterampilan tangan, pembuatan makanan dan minuman olahan, serta perawatan sejumlah jenis tanaman.
Program IKM saat ini hanya diterapkan kepada siswa-siswi kelas 1 dan kelas 4 saja. Maka yang menampilkan hasil karya hanya dari kelas yang menerapkan IKM Kurikulum Merdeka. Tetapi untuk meramaikan acara tersebut, semua siswa-siswa lainnya, yakni kelas 2, 3, 5, dan kelas 6 turut menampilkan karya kreativitas dan seni di atas panggung.
Dikatakan kegiatan ini wajib dilaksanakan sesuai arahan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dengan berkaitan IKM di mana dalam setahun dapat dilaksanakan 2 kali per setengah semester.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan Bambang Budi Mustika mengatakan kegiatan panen raya merupakan kegiatan intrakulikuler lintas disiplin ilmu, sebab dalam penerapanya harus mencakup 6 dimensi pembelaran profil pancasila.
Dirinya berharap, kegiatan yang telah dilaksanakan SDN nantinya dapat berkelanjutan dengan bersinergi seluruh komponen, yakni dari orang tua, paguyuban, komite sekolah dan UMKM, serta media sebagai tempat ruang menampilkan hasil dari kegiatan tersebut. Kurikulum Merdeka itu merupakan kebijakan nasional memang harus didukung oleh seluruh komponen lapisan masyarakat, kita berharap termasuk media untuk promosikan kegiatan tersebut.
Dengan kegiatan panen raya, 4 dimensi profil pancasila bisa dicapai oleh anak didik, seperti perbuatan kerajian yang dilakukan berkelompok, memiliki nilai gotong-royong, ketuhan yang maha esa, dan kemampuan bernalar kritis dan kreatif.
Sementara itu, hasil dari kreatifitas siswa SDN 1 Kemayoran ini yang dipamerkan memiliki nilai ekonomi bernilai tinggi. Terbukti sejumlah karya kreatifitas siswa telah dibeli pengunjung.







