PEMKAB TULUNGAGUNG GELAR PROSESI BOYONGAN TOMBAK PUSAKA KANJENG JIMAT KIAI UPAS

99

TULUNGAGUNG – Pemkab Tulungagung menggelar prosesi Boyongan Tombak Pusaka Kanjeng Jimat Kiai Upas, Selasa (8/11/2022) malam.

Tombak pusaka milik Pemkab Tulungagung ini dikembalikan ke Pendopo Griya Dalem Kanjengan dari Gedung Perpustakaan dan Kearsipan.

Griya Dalem Kanjengan di Jalan Urip Sumoharjo adalah rumah lama Kiai Upas secara turun-temurun sejak Era Mataram. Namun pada 19 Desember 2016, tombak pusaka ini dipindah ke Gedung Perpustakaan dan Kearsipan yang ada di sebelah timurnya hanya terpisah tembok. Alasannya saat itu, Griya Dalem Kanjengan saat itu merupakan aset pribadi Hariyono Suroso.

Prosesi diawali dengan penjemputan tombak pusaka dari Gedung Perpustakaan dan Kearsipan oleh Sekda Kabupaten Tulungagung, Sukaji. Diiring gamelan, Sukaji berjalan kaki membawa tombak menuju Griya Dalem Kanjengan. Di belakangnya, mengiring sejumlah orang membawa Gamelan Kiai Monggang.

Kiai Monggang adalah gamelan pusaka yang mendampingi Kiai Upas.

Tombak pusaka ini diserahkan ke Bupati Tulungagung Maryoto Birowo. Bersama Forkopimda, bupati mengembalikan tombak ke tempat penyimpanan yang lama, di ruangan sisi barat pendopo. Sementara Kiai Monggang disimpan di ruangan sisi timur, terpisah lorong dengan tempat penyimpanan Kiai Upas.

Menurut Maryoto, sebelumnya Tombak Pusaka dan Griya Dalem Kanjengan adalah milik keluarga Pringgokusuman. Pringgokusuman adalah keturunan R.M.T Pringgodiningrat, Bupati Ngrowo pertama.