Pembunuh Pacar diserahkan Ke Kejaksaan Negeri Kab.Kediri

KEDIRI, MADUTV – Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri telah menerima pelimpahan tersangka kasus pembunuhan anak dibawah umur.

Tim Jaksa Penuntut Umum Anak
pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri (JPU Anak) melaksanakan penerimaan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) dan barang bukti (Tahap II) atas nama anak TLM (umur 16 tahun) warga desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri dalam perkara tindak pidana pembunuhan
berencana dari Unit Perlindingan Anak dan Perempuan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kediri
(PPA Reskrim Polres Kediri).

“Anak TLM pada saat Tahap II didampingi oleh orang tua (ibu) dan
Penasehat Hukum Sutrisno atas penunjukan dari Penyidik Anak Unit PPA Reskrim Polres Kediri,”ungkap Iwan Kasi Intelejen Kejari Kabupaten Kediri

Sebelumnya Penyidik PPA Reskrim Polres Kediri telah mengirimkan Berkas Perkara Nomor:
BP/152/XII/RES.1.6/2023/Satreskrim tanggal 25 Desember 2023 ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri
pada tanggal 25 Desember 2023. Setelah dilakukan penelitian Berkas Perkara dinyatakan lengkap
sesuai dengan P-21 Nomor: B-42/M.5.45/Eku.1/12/2023 tanggal 28 Desember 2023.

Adapun kronologis perkara tersebut yaitu anak TLM diduga melakukan tindak pidana dengan sengaja
dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa atau penganiayaan yang mengakibatkan
kematian anak korban IYL.

Sebelumnya anak TLM melakukan pertemuan dengan anak korban IYL di
lokasi jalan arah Goa Jegles Dusun Jegles Desa Keling Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri, di lokasi
tersebut terjadi percekcokan antara anak TLM dengan anak korban IYL sehingga anak TLM melakukan
perbuatan penganiayaan dengan cara pemukulan kepala anak korban IYL, membenturkan kepala anak
korban IYL, dan melakukan penusukan dengan pisau lipat yang telah dipersiapkan oleh anak TLM
terhadap anak korban IYL. Atas perbuatan anak TLM mengakibatkan anak korban IYL mati/meninggal
dunia. Bahwa berdasarkan Surat Visum Et Repertum Rumah Sakit Bhayangkara Kediri Nomor:
R/272/VII/KES.3/2023/Rsb. Kediri. Anak TLM mengakui atas perbuatannya terhadap anak korban IYL.

Atas perbuatan anak TML tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Primair: Pasal 340
KUHP, Subsidair: Pasal 338 KUHP, atau Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang
Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.

Setelah dilaksanakan proses Tahap II terhadap anak TML, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri selaku Penuntut Umum Anak melakukan penahanan tahap penuntutan terhadap anak TLM selama 5
hari dari tanggal 8 Januari 2024 sampai dengan tanggal 12 Januari 2024 di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kediri. Selanjutnya perkara anak TLM tersebut segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri
Kabupaten Kediri untuk dilaksanakan proses pemeriksaan sidang peradilan anak sebagaimana Undang-
Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.(ef)