Ponorogo – Perjuangan reog untuk masuk ICH Unesco, terancam gagal. Hal tersebut karena menteri Nadiem Makarim, lebih memilih untuk mengusulkan jamu. Keputusan itu menimbulkan kekecewaan, dan dinilai dapat menjadi blunder.
Mendikbudristek Nadiem Makarim, memilih mengusulkan jamu ke Unesco, daripada reog Ponorogo. Mas menteri dianggap lalai dan lengah, karena mengabaikan kesenian asli Indonesia.
Apalagi malaysia mengklaim reog, dan berencana mengajukan reog ke Unesco. Bisa jadi kesenian wong cilik itu, akan diakui Unesco sebagai kesenian Malaysia. Selain itu, seniman tidak dapat menggelar pentas, dalam masa pandemi, sehingga reog juga terancam punah.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, merasa sedih dengan keputusan Nadiem Makarim. Bupati tidak rela, kesenian wong cilik dikalahkan oleh korporasi. Bupati meminta mas menteri, untuk mempertimbangkan kembali, pengusulan reog ke Unesco. (ya)







