Mobil Tabrak Pengendara Motor Setelah Terobos Lampu Merah

118

Jembrana – Kecelakaan yang tidak terduga terjadi pagi ini di Jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Batu Agung, Kabupaten Jembrana, pada Kamis, 9 November 2023. Meskipun insiden ini sangat memprihatinkan, berita baiknya adalah bahwa pengemudi mobil P 1492 KB, Moh Rizal Nur Hikmah, 25 tahun, asal Jember, Jawa Timur, dalam keadaan sehat setelah kejadian tersebut.

Peristiwa tragis ini dimulai ketika mobil yang dikemudikan oleh Moh Rizal bergerak dari arah barat ke timur, menuju Denpasar. Saat memasuki persimpangan dengan lampu lalu-lintas di wilayah Desa Batu Agung, tepatnya pada kilometer 93-94, mobil tersebut nekat menerobos lampu merah yang sudah menyala.

Sementara itu, dari arah utara ke selatan, sepeda motor DK 2877 ZL yang dikendarai oleh I Kadek Merta Pradnyana, 14 tahun, asal Desa Batu Agung, sedang melaju dengan lampu hijau. Akibat ketidakpatuhan terhadap aturan lalu lintas, terjadilah tabrakan keras yang mengakibatkan mobil Moh Rizal terguling ke sisi jalan dengan posisi roda kanan menghadap ke atas.

Meskipun insiden ini menyebabkan mobil terguling, yang patut disyukuri adalah bahwa pengemudi mobil Moh Rizal Nur Hikmah selamat dan dalam keadaan sehat. Namun, pengendara sepeda motor I Kadek Merta Pradnyana mengalami sejumlah luka pada wajah, luka robek pada mata kanan, paha, dan betis kanan. Meskipun mengalami luka-luka, kita berharap I Kadek Merta Pradnyana akan pulih dengan cepat dan mendapatkan perawatan yang memadai.

Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Ni Putu Meipin Ekayanti, telah mengkonfirmasi peristiwa ini dan mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 05:45 WITA. Kasat Lantas juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti lampu lalu-lintas dengan seksama untuk menghindari insiden serupa di masa mendatang.

Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi semua pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain saat berada di jalan raya. Semoga kecelakaan seperti ini tidak terulang lagi, dan semua pihak selalu berpegang pada prinsip mengutamakan keselamatan dalam berkendara.