spot_img
Minggu, Maret 15, 2026
Beranda Jawa Timur Mobil Pengangkut Minyak di Bekasi Ludes Terbakar

Mobil Pengangkut Minyak di Bekasi Ludes Terbakar

267

Bekasi – Inilah detik detik api membakar mobil bak terbuka bernomor Polisi B 9599 Pay Di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bekasi Barat, Kota Bekasi . Api terlihat membakar dari depan kap mobil yang langsung membesar dan merambat kearah belakang kendaraan hingga membesar .

Menurut pengemudi, api bermula dari bawah mesin mobil yang keluar asap tak lama berselang asap keluar disertai api dan langsung membesar membakar di ruang kemudi . Api kemudian menjalar ke belakang dan menghanguskan dua ton minyak sayur curah .

Akibat kejadian ini ruas jalan dari arah Jakarta menuju Bekasi yang melintas di Ruas I Gusti Ngurah Rai tersendat. Selain akibat bangkai mobil yang juga belum di evakuasi , jalan juga tengah dalam perbaikan. Dua mobil pemadam dikerahkan untuk mendinginkan api.

Kegiatan selama bulan suci ramadhan bisa dilakukan dengan kegiatan positif untuk mencegah aksi tawuran yang selama ini sangat meresahkan , seperti remaja dan anak anak. Di Masjid Jami Al Ijtihad di Desa Setia Mekar,Tambun Selatan,Kabupaten Bekasi mereka memilih  berkumpul di masjid  untuk mengisi kegiatan tadarus al quran .

Usai mengaji para remaja melanjutkan kegiatan , siaran menggunakan pengeras suara masjid layaknya penyiar radio. Tak sedikit warga yang berada diluar daerah titip salam untuk keluarga di rumah hingga request lagu dengan memanfaatkan telphon genggam .tradisi membangunkan saur di lakukan setiap dini hari selama bulan ramadhan.cara ini sudah dilakukan sejak lama dan menjadi tradisi warga sekitar.

Sebagian remaja dan anak anak juga berkeliling kampung , dengan membawa alat drum bekas untuk membangukan warga agar tidak kesiangan untuk mempersiapkan  santap sahur .

Ketua remaja masjid bagas pratama , mengatakan kegitan positif bisa dilakukan  selama bulan suci ramdahan seperti tadarus dan membangunkan sahur .hal itu di lakukan untuk mencegah para remaja melakukan aksi tawuran yang belakangan sangat meresahkan .

Cara membangunkan sahur dengan gaya cuap cuap layaknya penyiar radio hingga berkeliling kampung  diketahui sudah berlangsung lama bahkan telah menjadi tradisi bagi warga sekitar.