
JAKARTA – Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, memimpin sidang senat terbuka dalam rangka pengukuhan guru besar di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) pada Kamis kemarin.
Dalam sambutannya, Menkes Budi menyampaikan tiga pesan kepada para profesor yang baru dilantik dan jajaran direksi di Poltekkes Kemenkes di seluruh Indonesia.
Pertama, Menkes Budi menekankan agar Poltekkes Kemenkes mampu memberikan manfaat kepada mahasiswa yang dididiknya, sekaligus memberikan pembelajaran terbaik. Menkes berbagi pengalaman saat kunjungan kerja ke luar negeri dan bertemu perawat Indonesia. Ia menyatakan kekecewaannya jika tidak ada lulusan Poltekkes Kemenkes yang muncul, menyoroti bahwa hal ini mencerminkan kurangnya pengakuan terhadap program studi keperawatan di Poltekkes.
Menkes menambahkan bahwa indikator keberhasilan Poltekkes dapat dilihat dari jumlah lulusan yang bekerja di tempat terbaik.
Kedua, Menkes Budi mengajak Poltekkes untuk memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Ia menyoroti pentingnya melihat kebutuhan tenaga kesehatan di fasilitas sekitar Poltekkes. Menkes berharap Poltekkes dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar, terutama dalam mengatasi kekurangan tenaga kesehatan di puskesmas.
Ketiga, Menkes Budi berharap agar Poltekkes dapat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Ia mendorong Poltekkes untuk melakukan riset kebijakan (policy research) dan riset implementasi (implementation research). Menkes menekankan pentingnya memiliki data ilmiah untuk mengevaluasi dampak kebijakan kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan.
Menkes menyampaikan data terbaru dari WHO yang mencatat estimasi jumlah penderita tuberkulosis (TBC) di Indonesia mencapai satu juta orang. Ia menyoroti upaya pemerintah dalam skrining masif dan pengobatan TBC resisten obat yang telah diubah menjadi 6 bulan dari sebelumnya 20 bulan. Menkes menegaskan perlunya penelitian untuk menilai efektivitas upaya tersebut terhadap masyarakat Indonesia.
Lebih lanjut, Menkes Budi memberikan pesan kepada para profesor yang baru dilantik agar memahami esensi status guru besar, yaitu mengajar. Ia juga menekankan bahwa profesor harus berkontribusi kepada masyarakat dan melakukan penelitian yang dapat memberikan manfaat. Dalam pengukuhan ini, enam profesor diukuhkan dalam sidang senat terbuka kali ini.







