Connect with us

Internasional

Masjid Indonesia di London Diharapkan Dorong Diplomasi Keagamaan

Diterbitkan

pada

Tangkapan layar Duta Besar RI untuk Inggris, Desra Percaya. (KBRI Inggris)

Jakarta –  Duta Besar RI untuk Inggris, Desra Percaya mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan para perwakilan organisasi jamaah muslimat di negara itu tengah membangun masjid Indonesia. Masjid ini harapannya dapat mendorong peningkatan hubungan antar-masyarakat. Khususnya di bidang keagamaan.

“Masjid ini, Insha Allah, akan membantu meningkatkan hubungan. Baik dengan masyarakat setempat khususnya di bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial. Terus mempromosikan toleransi serta saling menghormati antar-agama,” kata Desra dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Senin.

Desra mengatakan bahwa pembangunan masjid tersebut turut didukung oleh Muslimat Nahdlatul Ulama lintas negara.

Para jamaah muslimat juga menyiapkan program gotong royong wakaf. Program ini berkolaborasi dengan KBRI London, PP NUCare-Lazisnu, PCINU Inggris, IIC London, dan sejumlah komunitas lainnya.

Dukungan dari semua pihak tersebut juga turut tercermin dalam agenda Riyadhoh dan Doa Bersama yang terselenggara oleh Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Muslimat NU dan United Kingdom, serta PP Muslimat NU pada Minggu (17/10).

Desra pun menyampaikan rasa bangga terhadap kiprah Muslimat di Inggris Raya. Ini menjadi penggerak silaturahni antar organisasi masyarakat, saling membantu dan meningkatkan moderasi bagi warga Indonesia di Inggris.

“Saya bangga sekali dengan kiprah, semangat dan juga amal yang dilakukan oleh teman-teman Muslimat NU UK. Juga peran penting Muslimat NU UK dalam membangun kerukunan sesama warga Indonesia di Inggris, saling membantu, saling bahu membahu dan juga berpartisipasi dan berperan aktif dalam menyiarkan Islam rahmatan lil-alamin. Saya sangat bangga,” kata Desra.

Dia pun berharap agar masjid Indonesia dapat turut mendorong dakwah rahmatan lil-alamin, dan membangun citra baik Indonesia di kancah internasional, terutama di Inggris Raya.

Masjid Indonesia di London akan terbangun di kawasan tengah kota sebagai sarana dakwah Islam moderat serta wadah nilai-nilai Indonesia di Inggris Raya. (Antara/ac)

Continue Reading
Advertisement

Internasional

“Perjalanan Pertama”, Film Kolaborasi Indonesia dan Malaysia

Diterbitkan

pada

"Perjalanan Bersama" (2021). Sumber: Antara.

Jakarta – Sukses dengan film dokudrama “Kemarin”, Mahakarya Pictures kembali dengan film ketiga karya sutradara Arief Malinmudo bertajuk “Perjalanan Pertama”, dengan menggandeng rumah produksi asal Malaysia, D Ayu Pictures.

Bukan hanya rumah produksi yang mereka gandeng, namun dalam “Perjalanan Pertama” ada dua aktor antarnegara yang terlibat. Mereka adalah Muzakki Ramdhan, aktor cilik berbakat yang sebelumnya pernah mengisi suara Nussa dalam serial dan film animasi “Nussa”. Ia bersanding dengan Dato Tamimi Siregar, aktor berusia 70 tahun yang cukup kenamaan di Negeri Jiran.

“Film ini menjadi sangan spesial bagi saya, dapat bekerjasama dengan yang yatu aktor legendaris dari Malaysia, Dato Tamimi Siregar, dan yang satu laginya merupakan rising star perfilman Indonesia, Muzakki,” ujar sutradara Arief Malinmudo melalui keterangannya, Jumat.

“Perjalanan Pertama” berlatar belakang kisah keluarga antara kakek dan cucunya. Dendy Reynando selaku produser dan CEO Mahakarya Picture mengaku jatuh cinta saat membaca skenario filmnya.

“Film dengan nilai-nilai keluarga selalu penting buat saya dalam membaca kembali tentang diri kita,” jelas produser film “Liam & Laila” tersebut.

Selain kedua tokoh utama, film ini juga dihiasi banyak bintang seperti Adinda Thomas, Randy Pangalila, Gilang Dirga, dan Ricky Komo. Sebelum siap tayang secara nasional pada Februari 2022 mendatang, film ini juga sudah masuk dalam nominasi Best Feature Drama, Muslim Film Festival, Australia 2021.

“Perjalanan Pertama” terpilih sebagai film yang turut berkompetisi di JAFF (Jogja-NETPAC Asian Film Festival). Ini merupakan salah satu festival film terbesar di Asia. JAFF ikut berpengaruh terhadap perkembangan film di Asia.

Penayangan di JAFF dilakukan pada 2 dan 3 Desember 2021 di bioskop Empire XXI, Yogyakarta. Film ini juga mendapat tanggapan yang bagus, terlihat dari testimoni penonton setelah menontonnya. (*/anz)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: