Mahasiswa Sampang Desak Pembentukan Pansus Dalam Upaya Berantas Mafia Bansos

42

Sampang – Puluhan aktuvis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sampang, Madura, Jawa Timur, kembali desak pembentukan Panitia Khusus (Pansus) sebagai langkah memberantas keberadaan mafia Bantuan Sosial (Bansos) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kota Bahari.

Aksi itu dilakukan di depan pintu gerbang DPRD Sampang setelah aksi sebelumnya belum juga disikapi oleh DPRD.

Desakan untuk pemberantasan mafia bansos lantaran masyarakat hanya mendapat lima butir telur saja. Padahal, seharusnya menerima BPNT yang saat ini ganti dengan uang senilai Rp 600 ribu untuk penerimaan selama tiga bulan.

Sementara, Ketua DPRD Sampang Fadol saat menemui para demontrasi menyampaikan, pembentukan pansus dikatakannya membutuhkan proses karena harus mendapat persetujuan fraksi-fraksi. Namun, penyampaian Ketua DPRD tidak dihiraukan lantaran permintaan segera dibentuk Pansus sudah dilakukan pada aksi sebelumnya. Sehingga, pimpinan DPRD dan sejumlah anggota kembali masuk dan meminta waktu untuk dirapatkan kembali.

Puluhan mahasiswa yang sempat menunggu hasil rapat sempat geram bahkan mendorong pintu gerbang guna mencoba masuk untuk melihat proses rapat yang dilakukan para wakil rakyat di dalam kantor parlemen. (red)