spot_img
Minggu, Maret 15, 2026
Beranda Internasional Mahasiswa Jepang Pelajari Budaya Sunda di “Indonesia Day”

Mahasiswa Jepang Pelajari Budaya Sunda di “Indonesia Day”

253

Jakarta – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo pada Rabu (15/9) menyelenggarakan “Indonesia Day: Pesona Seni Budaya Jawa Barat”. Dalama agenda tersebut, mahasiswa Universitas Keio Jepang terlihat antusias mempelajari budaya Sunda, seperti degung dan tari Jaipong.

Pembukaan acara tersebut oleh Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi. Ia bersama Kepala Bidang Penerangan, Sosial, dan Budaya, serta jajaran pejabat KBRI Tokyo lainnya.

Sebanyak 26 mahasiswa pembelajar dan pengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) dari Universitas Keio Kampus Shonan Fujisawa, Kanagawa, yang berjarak 60 kilometer dari Tokyo, hadir langsung. Acara tersebut terlaksana di ruang promosi Japan Indonesia Partnership Lounge (Jaipong) KBRI Tokyo. Para pelajar dan pembelajar BIPA dari berbagai belahan dunia juga ikut hadir secara daring.

“Saya bangga melihat generasi muda Jepang antusias belajar bahasa dan budaya Indonesia. Hari ini mereka juga belajar tari Jaipong dan degung. Saya berharap ini bisa membuat mereka semakin mencintai Indonesia,” kata Dubes Heri dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu. Ia pun berdiskusi dalam Bahasa Indonesia dengan mahasiswa Universitas Keio.

Para mahasiswa memanfaatkan acara ini dengan melakukan diskusi langsung dengan Dubes Heri. Berbagai pertanyaan seputar Indonesia diajukan para mahasiswa dan dijawab langsung oleh Dubes Heri. Sementara itu, Profesor Yo Nonaka yang juga merupakan Ketua Program Bahasa Indonesia Universitas Keio mengaku gembira dan mengapresiasi kegiatan ini.

“Akibat kondisi pandemi, kami tidak dapat berkunjung ke Indonesia. Jadi, kami berusaha menghadirkan Indonesia dengan membawa para mahasiswa ke KBRI Tokyo. Mereka bisa merasakan suasana Indonesia dengan melihat dan belajar langsung tari Jaipong dan degung Jawa Barat. Para mahasiswa juga antusias bisa diskusi langsung dengan Bapak Duta Besar. Terima kasih kepada KBRI Tokyo,” ujar Profesor Yo Nonaka.

Kegiatan secara daring dan luring ini bertujuan mempromosikan seni, budaya, dan pariwisata Indonesia kepada masyarakat Jepang. Khususnya mahasiswa dari Universitas Keio.

Para peserta yang hadir bisa mencicipi beragam jajanan khas Jawa Barat. Seperti gehu dan pisang molen sebagai “omiyage” (oleh-oleh) untuk dibawa pulang.

Sebagaimana kegiatan lain di masa pandemi COVID-19, acara Pesona Seni Budaya Jawa Barat terlaksana dengan protokol kesehatan yang ketat. (Antara/jtr)