spot_img
Minggu, Maret 15, 2026
Beranda BERITA VIDEO Listrik Padam Terus Menerus, Mahasiswa Dan Pelaku UMKM Demo PLN

Listrik Padam Terus Menerus, Mahasiswa Dan Pelaku UMKM Demo PLN

395
Aksi demo di depan kantor PLN Sulselbar di Jalan Hertasning, Makassar

MAKASSAR, 28 November 2023 – Puluhan mahasiswa dan pelaku Usaha Menengah Kecil dan Menengah (UMKM) berkumpul di depan kantor PLN Sulselbar di Jalan Hertasning, Makassar, pada Selasa ini untuk menyampaikan protes mereka terkait pemadaman listrik yang terjadi di beberapa wilayah Makassar.

Dalam aksi protes yang mereka lakukan, para demonstran membakar ban sebagai bentuk ekspresi ketidakpuasan mereka dan meneriakkan yel-yel protes. Dengan semangat yang tinggi, mereka juga membawa spanduk bertuliskan tuntutan kepada PLN untuk bertanggung jawab atas pemadaman listrik yang telah merugikan masyarakat.

Dwiky, Jenderal Lapangan Jaringan Aktivis Milenial Sulawesi Selatan, menyatakan bahwa aksi protes ini dilakukan sebagai respons terhadap pemadaman listrik yang telah berdampak negatif pada kehidupan luas masyarakat. Aksi ini mencerminkan kepedulian mereka terhadap kesejahteraan dan kebutuhan dasar masyarakat yang terganggu akibat pemadaman listrik.

Herman, salah satu pengusaha ikan bibit yang turut serta dalam aksi protes, mengungkapkan bahwa pemadaman listrik telah menyebabkan matinya 5000 ekor ikan bibit miliknya akibat kekurangan oksigen. Kerugian yang dialami Herman mencapai 15 juta rupiah. Pernyataan ini menyoroti dampak ekonomi yang dirasakan oleh para pelaku UMKM akibat gangguan pasokan listrik.

Sementara itu, perwakilan PLN Sulselbar yang bertemu dengan para demonstran menjelaskan bahwa pemadaman listrik terjadi karena adanya gangguan pada sistem kelistrikan. Mereka menyatakan bahwa PLN sedang berupaya memperbaiki gangguan tersebut demi mengembalikan pasokan listrik normal.

Para demonstran, meskipun memberikan ancaman untuk menggelar aksi yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, diharapkan dapat bersikap bijak dalam mengekspresikan aspirasinya. Sebagai respons terhadap kondisi cuaca yang kurang mendukung, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulsel, Sultra, dan Sulbar, Moch Andy Adchaminoerdin, menjelaskan bahwa hujan beberapa hari terakhir belum sepenuhnya dapat memulihkan pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Namun, ia menegaskan bahwa PLN terus melakukan upaya penambahan pembangkit dan optimalisasi sistem interkoneksi guna memastikan pasokan listrik yang stabil dan memadai.

Andy menambahkan bahwa teknologi modifikasi cuaca (TMC) juga terus diterapkan, terutama di daerah tangkapan air di sekitar lokasi PLTA. Sistem kelistrikan Sulselbag-Selatan sangat bergantung pada PLTA, mencapai 33 persen dari total pasokan listrik. Dalam hal ini, manajemen beban dan pemeliharaan terus dilakukan pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) untuk memastikan produksi listrik yang berkelanjutan.

PLN berkomitmen untuk terus mengupayakan peningkatan pasokan listrik, optimalisasi sistem, dan interkoneksi antarwilayah agar dapat saling menopang, menghadapi tantangan yang diakibatkan oleh cuaca dan kebutuhan pemeliharaan peralatan. Semoga upaya bersama ini dapat menghasilkan solusi yang positif demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.