spot_img
Senin, Maret 16, 2026
Beranda HUKUM & KRIMINAL Lapas Blitar Gelar Program Rehabilitasi Narkoba Pada Puluhan Napi, Fokus Pemulihan dan...

Lapas Blitar Gelar Program Rehabilitasi Narkoba Pada Puluhan Napi, Fokus Pemulihan dan Pencegahan

40
Foto : Petugas memberikan pelatihan pada puluhan napi, Selasa (18/11/2025).

Blitar, Madutv – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar menggelar program rehabilitasi narkoba bagi puluhan narapidana kasus penyalahgunaan narkotika, Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini digelar sebagai upaya pembinaan sekaligus pemulihan, agar para napi dapat kembali ke masyarakat dengan kondisi lebih baik dan terhindar dari risiko kekambuhan.

Program rehabilitasi tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan tenaga konselor profesional. Para peserta mengikuti serangkaian kegiatan mulai dari konseling, terapi kelompok, pembinaan mental, hingga pelatihan keterampilan.

Kalapas Blitar, melalui Kasi Binadik Lapas kelas IIB Blitar, Bagus Ramadian Permana, A. Md.P, SH, MH mengatakan, rehabilitasi ini merupakan bagian dari komitmen Lapas untuk menghadirkan pembinaan menyeluruh, tidak hanya secara fisik, namun juga mental dan sosial. Menurutnya, banyak warga binaan yang membutuhkan pendampingan agar tidak kembali terjerat penyalahgunaan narkoba setelah bebas.

“Program ini kami siapkan secara terstruktur. Harapannya, setelah menjalani rehabilitasi, mereka punya pemahaman baru tentang bahaya narkoba dan mampu mengendalikan diri ketika kembali ke lingkungan masyarakat,” ujar Bagus.

Selama mengikuti program, para napi menjalani asesmen untuk memetakan tingkat ketergantungan serta kebutuhan terapi masing-masing. Mereka juga mendapatkan pembekalan motivasi dan penguatan karakter agar lebih siap menjalani kehidupan baru.

Bagus menegaskan bahwa program rehabilitasi akan terus dilakukan secara berkala, mengingat masih banyak warga binaan dengan latar belakang penyalahgunaan narkotika.

“Ini bagian dari pencegahan berkelanjutan. Kami ingin para napi pulih, produktif, dan tidak lagi terlibat dalam jaringan penyalahgunaan narkoba,” imbuhnya.

Program rehabilitasi ini mendapat apresiasi dari keluarga warga binaan, yang berharap kegiatan tersebut mampu menjadi titik balik bagi para peserta untuk meninggalkan narkoba sepenuhnya. (Suk)