Labuan Bajo, 9 Mei 2023 – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengunjungi Media Center KTT ke-42 ASEAN 2023 yang berlokasi di Hotel Bintang Flores, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (9/5/2023).
Tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WITA, Kepala Negara langsung meninjau ruang konferensi pers. Presiden menghabiskan waktu sekitar lima menit untuk memeriksa berbagai fasilitas dan peralatan yang tersedia di media center.
Selanjutnya, Presiden Joko Widodo mengunjungi ruang kerja atau working space yang disediakan bagi para jurnalis dari berbagai negara yang meliput perhelatan KTT ke-42 ASEAN 2023. Di area ini, Presiden menyaksikan sejumlah awak media yang tengah bekerja.

Tak hanya itu, Presiden juga meninjau lokasi jamuan makan para jurnalis, untuk memastikan kualitas hidangan yang disajikan kepada para jurnalis yang meliput perhelatan KTT ke-42 ASEAN 2023.
Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensetneg) Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, serta Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Usman Kansong selama kunjungannya.
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate telah mengecek kesiapan fasilitas di setiap ruangan Media Center KTT ke-42 ASEAN. Menkominfo memastikan ketersediaan fasilitas infrastruktur digital dan telekomunikasi di media center, termasuk kecepatan internet yang menggunakan fiber optik dengan kualitas sinyal 4G dan 5G.
Mitra operator seluler, Telkomsel, juga telah menambahkan Base Transceiver Station (BTS) dalam jumlah yang banyak, termasuk menyediakan BTS Combat.
Fasilitas infrastruktur TIK yang ada di media center diharapkan dapat mendukung awak media dalam partisipasinya menyukseskan KTT ke-42 ASEAN 2023.
Hingga Rabu (8/5/2023), tercatat sebanyak 448 media telah terdaftar dan terverifikasi oleh panitia KTT ke-42 ASEAN. Media tersebut terdiri dari 76 media asing yang berdomisili di Indonesia, 45 media dari luar negeri, serta 152 media nasional, 122 DEO, dan 53 host foto dan broadcast.







