KPU Kab.Kediri Diduga “Monopoli” Kegiatan Tahapan Pilkada di Kediri

1132

KEDIRI, MADUTV – Dengan Dalih karena Anggaran Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kediri melakukan setiap Tahapan Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Kediri dengan menerbitkan Surat Resmi dalam bentuk Undangan ke Sejumlah Pihak untuk mengikuti kegiatan Tahapan Sosialisasi yang sudah ditetapkan KPU.

Ketua KPU Kab.Kediri Ninik Sunarmi mengungkapkan saat ditanya kenapa setiap kegiatan di KPU Kab. Dalam setiap tahapan terbatas bagi media ada aturan baku kah?mungkin ada PKPU yang menaungi?

“Terkait anggaran mas.. Dibagi ngoten, Setiap kegiatan misal anggaran untuk 10 media Yang diundang 10 ngoten mas… Dan itu gantian,”ungkapnya

Lebih lanjut Ninik panggilan Ketua KPU Kab.Kediri saat ditanya Kalau setiap kegiatan berpatokan terkait anggaran apakah ini tidak kategori monopoli karena dasar patokannya anggaran? Dan kalau memang dasarnya anggaran ada berapa tahapan yang harus dilakukan KPU dengan 77 M Lebih?

“Ngeh mas leres… Kemarin kami berkegiatan persiapan jigle dan maskot yg memang mepet waktu launching, setelah ini sosialisasi tahapan, kemarin jg masih cat ppk, penerimaan pps juga,Sudah langsung gas,”tandasnya,Kamis (16/5/2024)

Sekedar diketahui sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Kediri disetujui sebesar Rp 99,4 miliar.

Penandatanganan NPHD dilakukan oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama KPU dan Bawaslu Kabupaten Kediri di Ruang Pamenang, Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Kamis (9/11/2023)lalu.

Adapun dana hibah sebesar Rp 99,4 miliar itu diberikan Pemerintah Kabupaten Kediri kepada penyelenggara pemilu dengan rincian KPU Kabupaten Kediri Rp 78.797.300.000 dan Bawaslu Kabupaten Kediri Rp 20.698.453.000.(ef)