spot_img
Kamis, April 30, 2026
Beranda Blitar Kisah Ibu Rumah Tangga Sukses Tekuni Usaha Telur Asin di Tengah Pandemi...

Kisah Ibu Rumah Tangga Sukses Tekuni Usaha Telur Asin di Tengah Pandemi Covid-19

261

Blitar – Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai membuat sejumlah ibu rumah tangga harus memutar otak demi membantu suami memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satunya adalah Mey Meawathie, 47 tahun, seorang ibu rumah tangga, warga Desa Bendowulung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Demi mendongkrak penghasilan suami yang merosot sejak pandemi Covid-19, ibu 3 anak tersebut mulai merintis usaha telur asin. “Selama pandemi Covid-19 ini, penghasilan suami saya selalu minus tiap bulannya. Makanya,ย  sayaย  berfikir untuk membantu perekonomian keluarga,” kata Mey Meawathie, Senin (9/8/2021). Ia mengatakan, usaha telor asin ini berawal dari tawaran salah satu peternak bebek di Blitar. Awalnya ia sempat ragu, namun akhirnya ia mengiyakan tawaran tersebut. “Ada tawaran dari teman peternak bebek untuk kerjasama. Awalnya sempat ragu, tapi dengan modal percaya diri saya mulai memasarkan telor asin ‘Bebe’me’ ini,” jelasnya.

Telur asin, buatan Mey sudah masuk pasar melalui media sosial. Ia rutin mempromosikannya melalui teman dan komunitas suaminya. Satu pak, berisi 10 butir telur asin, dibandrol dengan harga Rp35.000.

“Alhamdulillah banyak yang antusias. Pesanannya juga cukup banyak. Perย  hari rata-rata habis 30 pak atau 300 butir telur asin,” ujarnya. Bahkan, saking enaknya telur asin buatan Mey, seringkali ia mendapatkan pesanan dari para TKW di luar negeri. Bukan hanya sebagai pengobat rindu kampung halaman, namun telur asin bikinan Mey juga dijadikan sebagai lauk yang menyehatkan.

“Biasanya mereka (TKW) pesenya lewat FB, lalu lanjut via chat nomor WA, baru kita kirim lewat jasa expedisi. Katanya sih buat obat kangen kampung halaman,”pungkasnya. (sk)