
Kiara Pedes, 18 November 2023 – Dalam sebuah peristiwa yang menggetarkan hati, ratusan warga Kampung Cikubang, Kecamatan Kiara Pedes, mengalami keracunan massal setelah menyantap makanan berbuka puasa bersama, usai melaksanakan Salat Jumat di salah satu masjid di kampung tersebut, pada Jumat (17/11/2023) siang. Namun, harapan dan kepedulian masyarakat sekitar serta upaya cepat tanggap dari pihak berwenang telah memberikan bantuan medis yang diperlukan kepada para korban.
Sejumlah puluhan ambulans bergerak hilir mudik malam harinya, membawa puluhan pasien korban keracunan menuju puskesmas dan fasilitas kesehatan di wilayah sekitar Kecamatan Kiara Pedes. Kepala Dusun Kampung Cikubang, Enung Kosasih, mengungkapkan bahwa sekitar 250 porsi makanan dibagikan kepada warga setelah Salat Jumat. Sayangnya, setelah beberapa jam, banyak warga mulai mengalami keluhan mual hingga sakit perut sekitar pukul 16.00 WIB.
Namun, respons cepat dari masyarakat dan pihak berwenang menjadi cahaya harapan di tengah malam yang gelap. Para korban segera mendapatkan pertolongan medis yang dibutuhkan. Enung Kosasih menyampaikan bahwa sekitar jam 4 sore, para pasien mulai datang ke Klinik Ibnu Sina. Karena klinik tersebut tidak mampu menampung seluruh korban, mereka akhirnya dirujuk ke Puskesmas Kiara Pedes, Puskesmas Wanayasa, serta RS Holistic.
Camat Kiara Pedes, Helmi Setiawan, menginformasikan bahwa ratusan korban saat ini dirawat di empat lokasi yang berbeda untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Meskipun insiden ini merupakan pengalaman yang mengkhawatirkan bagi warga, namun kebersamaan dan gotong royong dalam memberikan pertolongan medis telah menggugah optimisme di tengah kegelapan.
Pihak berwenang dan tim medis terus bekerja keras untuk menyelidiki penyebab pasti keracunan ini, serta memastikan bahwa para korban mendapatkan perawatan yang baik dan pemulihan yang cepat. Semoga semua korban keracunan segera pulih dan kembali kepada kehidupan normal mereka. Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya keamanan dan kualitas makanan dalam setiap kegiatan beribadah bersama.







