
Jakarta – Kepedulian masyarakat, termasuk dalam program vaksinasi dinilai bakal menjadi kunci kesuksesan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang tinggal 50 hari lagi. “Pelaksanaan PON di Papua kali ini berbeda karena berada di tengah pandemi Covid-19. Vaksin akan menjadi kunci sukses penyelenggaraan PON. Kesehatan atlet, ofisial, dan juga masyarakat sekitar menjadi prioritas,” kata Ketua II PB PON XX Papua, Roy Letlora, pada Jumat (13/8/21).
PON XX Papua yang tertunda satu tahun karena pandemi Covid-19 bakal berlangsung di empat klaster pada 2-15 Oktober 2021. Menurut Roy Letlora, kejuaraan multievent empat tahunan ini bakal menjadi momen penting bagi seluruh masyarakat Indonesia. Target utamanya adalah untuk membuktikan bahwa Indonesia segera bangkit serta pulih dari pandemi Covid-19. Sementara itu, persiapan kontingen yang mewakili setiap provinsi terus berlangsung. Selain itu, para atlet juga tidak melupakan untuk memelihara stamina dan kesehatan tubuh mereka, dengan mengikuti vaksinasi yang pemerintah setempat adakan.
Sedikitnya ada 6.484 atlet dari 33 Provinsi se-Indonesia yang berperan serta dalam PON di bumi Cendrawasih ini. Mereka akan bertanding dalam 37 cabang olahraga dengan 56 disiplin cabang olahraga. Total ada 679 nomor pertandingan.
PON merupakan sebuah kesempatan emas untuk melahirkan atlet-atlet baru, dengan prestasi dan ketrampilannya. Harapannya para atlet memberikan usaha terbaiknya untuk mengharumkan nama provinsi atau daerah yang mereka wakili. Atlet yang akan bertanding pun sudah mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) dan kini mencapai tahap akhir persiapan. Tentunya, hal ini untuk mematangkan segi teknis serta pemantapan strategi bagi setiap cabang olahraga untuk memetakan peluang mereka meraih prestasi terbaik pada PON XX Papua.
“Untuk itu, kenali kontingen dari daerahmu dan dukung para atlet dengan pesan-pesan moral positif, agar mampu meraih prestasi dan harumkan nama daerah! Torang Bisa!,” kata Roy Letlora. (antara/bk/ed: zl)







