spot_img
Selasa, Mei 5, 2026
Beranda RAGAM BERITA Kekompakan Warga Tamanan Kota Kediri Hiasi Kampungnya di Moment 17-an

Kekompakan Warga Tamanan Kota Kediri Hiasi Kampungnya di Moment 17-an

1158

KEDIRI, MADU TV – Sebagai bentuk meningkatkan keguyub rukunan, memupuk rasa persatuan dan kesatuan serta silaturahmi antar warga di moment Agustusan 2025 ini, warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri kompak mengikuti Lomba Keindahan Lingkungan.

Persiapan yang dilakukan warga untuk memeriahkan Lomba Keindahan Lingkungan ini hampir sebulan penuh sebelum dan saat bulan Agustus berlangsung. Berbagai hiasan yang beranekaragam terlihat diseluruh jalanan dan gang yang ada dilingkungan Kelurahan Tamanan mulai piranti lampu hias, hiasan galon bekas yang dimodifikasi, bentuk berbagai gapura yang unik dan ornamen ornamen yang menambah keindahan lingkungan selama moment Agustusan 2025 ini.

Dan tiba saatnya panitia dan Juri dari Disbudparpora Kota Kediri maupun dari Pengurus Kelurahan Tamanan dan Disupport Hj.Mistiani Selaku Anggota DPRD Kota Kediri Daerah Pemilihan Mojoroto yang rumahnya tak jauh dari Kelurahan setempat berkeliling keseluruhan lokasi lingkungan yang mengikuti lomba.Penilaian yang dilakukan tidak hanya sehari itu nampak mendapat sambutan yang meriah disetiap sudut Lingkungan Kelurahan Tamanan tersebut. Sesekali Kepala Kelurahan Tamanan Bapak Yahya dan Hj.Mistiani selaku Anggota DPRD Kota Kediri Periode 2024-2029 ini menyapa dan juga disambut warga dengan berbagai antusias yel yel kebanggaan lingkungan.

Kepala Kelurahan Tamanan Yahya Budiono mengungkapkan, Dengan lomba ini diharapkan semua warga lebih meningkat guyub rukunnya , meningkat rasa persatuan, rasa Nasionalismenya dan meningkat rasa tali silahturahminya.

“Alhamdulillah dengan Lomba Keindahan Lingkungan ini diharapkan semua warga tambah Guyub Rukun, Rasa Persatuan dan Nasionalisme meningkat serta paling penting Silaturahmi antar warga harus selalu ditingkatkan,”ungkap Mas Lurah Yahya sapaan akrabnya

Sementara itu, Hj.Mistiani Anggota DPRD Kota Kediri Dapil Mojoroto yang tampak hadir disela sela menyapa dan disapa warga juga mengucapkan rasa terimakasihnya yang besar kepada warga karena antusias dalam mengikuti kegiatan ini.

Sekedar diketahui secara umum setiap bulan Agustus, suasana kampung dan kota di Indonesia berubah meriah. Gapura-gapura di setiap sudut jalan dihiasi bendera merah putih, ornamen kemerdekaan, hingga karya seni kreatif hasil tangan warga.

Tradisi menghias gapura sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Bukan sekadar hiasan, lomba menghias gapura menyimpan makna penting, menumbuhkan rasa persatuan, gotong royong, sekaligus memperkuat identitas kebangsaan.

Di balik kesibukan menghias gapura, ada nilai kebersamaan yang tumbuh. Warga dari berbagai latar belakang bergotong royong, ada yang menyumbang ide, tenaga, hingga bahan dekorasi.

Anak-anak hingga orang dewasa ikut terlibat, menjadikannya wadah interaksi lintas generasi. Gapura yang selesai dihias pun tidak hanya menjadi penanda wilayah, tetapi juga simbol kekompakan dan solidaritas masyarakat.

Manfaat lain dari tradisi ini adalah lahirnya kreativitas dan kepedulian lingkungan. Banyak lomba menghias gapura kini mendorong penggunaan bahan ramah lingkungan atau daur ulang.

Selain menjaga lingkungan tetap bersih, hal ini juga melatih masyarakat untuk berinovasi dengan bahan sederhana yang ada di sekitar. (Ef)