
Bekasi – Kebakaran hebat terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu malam, diduga dipicu oleh puntung rokok dan tempat pembuangan sampah ilegal. Kejadian ini mengganggu aktivitas para pengguna Tol Cibitung-Cilincing serta pemukiman warga di sekitarnya. Petugas Damkar Kabupaten Bekasi telah berupaya keras untuk memadamkan api yang membesar.
Dari rekaman video amatir yang tersebar, kebakaran ini memproduksi kepulan asap tebal yang membumbung tinggi hingga menutup akses Tol Cibitung-Cilincing yang berada di bawahnya. Lokasi kebakaran terletak di Desa Sumber Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Kepulan asap tebal ini diduga berasal dari kebakaran di tempat pembuangan sampah ilegal.
RT setempat melaporkan bahwa kebakaran telah terjadi sejak Minggu malam. Namun, tingginya tumpukan sampah serta dugaan adanya gas membuat upaya pemadaman menjadi sulit dilakukan. Selain mengganggu aktivitas warga sekitar, asap yang ditimbulkan juga mengganggu para pengguna Tol Cibitung-Cilincing.
Petugas Damkar Kabupaten Bekasi menyatakan bahwa kebakaran ini kuat diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh salah seorang warga. Api kemudian merambat dengan cepat karena banyaknya sampah kering yang tersedia di tempat pembuangan sampah ilegal tersebut. Lebih dari 2 hektar lahan terbakar akibat kejadian ini.
Khoirul, seorang petugas Damkar Kabupaten Bekasi, menjelaskan bahwa sulitnya akses dan luasnya lahan yang terbakar membuat petugas kesulitan dalam upaya pemadaman. Setidaknya empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi TPS ilegal yang terbakar untuk mengatasi situasi darurat ini.
Dalam wawancara dengan Eli Sanusi, seorang warga setempat, ia mengungkapkan kekhawatiran atas insiden serupa yang terjadi akhir-akhir ini. Ia berharap agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Kebakaran TPS ilegal ini menjadi peringatan bagi kita semua tentang bahaya yang ditimbulkan oleh tindakan sembarangan seperti membuang puntung rokok dan pembuangan sampah ilegal. Mari bersama-sama menjaga lingkungan kita agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.







