spot_img
Sabtu, Mei 2, 2026
Beranda BERITA VIDEO Kebakaran di Studio Musik Kebayoran Baru, Upaya Pemadaman dalam Proses

Kebakaran di Studio Musik Kebayoran Baru, Upaya Pemadaman dalam Proses

269
Kebakaran di Studio Musik Kebayoran Baru

Kebayoran Baru, Jakarta Selatan – Sebuah insiden kebakaran terjadi di salah satu studio musik yang terletak di Jalan Gunawarman No.40, RT 5, RW 02, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada alat musik keyboard di Bina Seni Suara (BSS) Studio Musik yang berlokasi di dalam Besmant Restoran Jepang (Yoisho).

Kapolsek Metro Kebayoran Baru, Kompol Tribuana Roseno, menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi sekitar pukul 01.50 WIB. Awalnya, seorang bernama Bambang, yang sedang berada di pos security, melihat kejanggalan berupa kepulan asap dari dalam studio. Dengan sigap, Bambang segera melakukan pengecekan dan menemukan titik api berasal dari alat musik keyboard. Upaya pemadaman awal menggunakan alat pemadam api (APAR) tidak berhasil, dan kobaran api cepat membesar, menghanguskan seluruh isi studio musik.

Petugas Damkar merespon cepat dengan mengirimkan 22 unit mobil damkar dan 75 personel untuk memadamkan api yang melalap studio musik di Kebayoran, Jakarta Selatan. Kepala BPBD DKI Jakarta menyampaikan dugaan bahwa kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik pada alat musik keyboard di dalam studio. Meskipun demikian, kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Saat ini, petugas Damkar masih berupaya melakukan pendinginan di lokasi kebakaran. Proses ini dilakukan mulai pukul 02.22 WIB hingga 06.05 WIB untuk memastikan tidak ada sisa api yang dapat memicu kebakaran kembali. Meskipun kerugian materiil yang dialami cukup besar, upaya pemadaman yang cepat dan tanggap dari petugas Damkar diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dan meminimalisir potensi kerusakan lebih lanjut. Pihak berwenang juga telah berkoordinasi untuk melakukan investigasi lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran ini.