
Karawang – Hujan yang terus mengguyur wilayah Karawang beberapa hari terakhir ini tidak berdampak banjir bagi warga perum BMI, Desa Dawuan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sejak normalisasi sungai oleh satgas Citarum Harum sektor 19i, warga merasa tenang ketika turun hujan.
Warga Perum Bumi Mutiara Indah, Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengaku sejak normalisasi, kini bisa lebih bersiap menghadapi banjir, bahkan tak ada lagi kekhawatiran ketika turun hujan karena sebelumnya, ketika ada hujan, warga mengaku pasti langsung siap-siap mengungsi. Dengan begitu, mereka sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerja keras satgas Citarum Harum sektor 19 yang telah melakukan normalisasi sungai. Perum BMI yang sebelumnya sering terendam banjir besar ketika turun hujan, kini tak lagi banjir.
Sejak banjir melanda kawasan perum BMI pada Februari lalu, satgas Citarum Harum sektor 19 intens melakukan normalisasi sungai yang tersumbat akibat tumpukan sampah. Hal itu pun terlaksana hingga saat ini. Komandan sektor 19, Kolonel CHB Widodo, mengatakan, perum BMI menjadi pusat tersumbatnya sampah, sehingga menimbulkan banjir.
Tak hanya itu, sektor 19 menyusun strategi agar masalah sampah tersebut dapat tertangani dan menjadi tanggung jawab bersama. Yaitu dengan memasang jaring sampah di Siphon, Cikareang Geulang, dan anak sungai lainnya.
Akibat penyumbatan sampah yang menumpuk pada aliran sungai itu, sektor 19 berhasil mengangkut ratusan truk sampah. Hingga saat ini, pengangkutan tumpukan sampah terus terlaksana oleh tim sektor 19 Karawang di Siphon perumahan BMI. Sektor 19 berharap dengan normalisasi sungai, warga perum BMI merasakan kenyamanan dan ketenangan ketika turun hujan datang. Namun demikian, pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan di lingkungannya. (mm)







