spot_img
Selasa, Maret 31, 2026
Beranda HUKUM & KRIMINAL Jaga Keselamatan Perjalanan, KAI Daop 7 Gelar Tes Acak Narkoba bagi Petugas

Jaga Keselamatan Perjalanan, KAI Daop 7 Gelar Tes Acak Narkoba bagi Petugas

6

MADIUN, MADUTV – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali melakukan langkah proaktif untuk menjamin keamanan perjalanan arus balik Angkutan Lebaran 1447 H dengan menggelar pemeriksaan penyalahgunaan pemakaian narkoba dan alkohol secara mendadak. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (27/3/2026) ini menyasar personel yang sedang menjalankan tugas pelayanan intensif di masa angkutan Lebaran.

Pemeriksaan Acak di Tengah Padatnya Pelayanan
Pemeriksaan yang dilakukan secara acak (random) ini memiliki tantangan tersendiri karena dilaksanakan di tengah kesibukan petugas dalam melayani pelanggan. Tujuannya untuk memotret secara riil kesiapan fisik dan mental personel saat berada dalam ritme kerja tinggi. Tidak hanya menyasar garda terdepan (frontliner), pemeriksaan ini juga diikuti jajaran manajemen guna memastikan seluruh elemen memiliki standar kebugaran yang sama.

Nol Toleransi demi Keselamatan Pelanggan

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api tanpa kompromi.

“Keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas utama. Di tengah dedikasi melayani pelanggan, kami memastikan setiap petugas—dari masinis di lintas hingga jajaran manajemen di kantor—dalam kondisi prima dan mutlak bebas dari penyalahgunaan narkoba dan alkohol,” ujar Tohari.

Rangkaian Skrining Medis Ketat
Dalam kegiatan tersebut, tim medis KAI Daop 7 melakukan serangkaian pemeriksaan, di antaranya:

Keamanan personel: Tes urine untuk deteksi narkoba dan pemeriksaan kadar alkohol secara mendadak.

Pemeriksaan fisik: Pengecekan tanda vital (tensi dan nadi) serta cek laboratorium sederhana seperti gula darah, asam urat, dan kolesterol.

Manajemen risiko: Edukasi mengenai fatigue management untuk menjaga konsentrasi petugas selama jadwal dinasan yang padat di masa Lebaran.
Data Pergerakan Penumpang Arus Balik

Tohari menambahkan, meskipun okupansi penumpang pada arus balik mulai melandai, hal tersebut tidak mengurangi semangat petugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Berdasarkan data yang dihimpun pada Jumat (27/3/2026) pukul 15.00 WIB, jumlah pelanggan yang berangkat tercatat sebanyak 13.050 orang. Secara kumulatif sejak 11 Maret 2026, jumlah keberangkatan telah mencapai 172.801 pelanggan.

Sementara itu, jumlah pelanggan yang datang pada hari yang sama mencapai 9.211 orang, dengan total kumulatif kedatangan sejak awal masa angkutan Lebaran mencapai 208.771 pelanggan.

Seluruh Petugas Dinyatakan Fit
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh petugas baik dari unsur operasional maupun manajemen dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba serta berada dalam kondisi fisik yang sehat dan siap bertugas.

KAI Daop 7 Madiun optimistis dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik dengan semangat “Semakin Melayani”. Dengan personel yang bugar, disiplin, dan profesional, KAI turut mendukung program pemerintah dalam mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat hingga berakhirnya masa angkutan Lebaran pada 1 April 2026 mendatang. (Rie)