
Sidoarjo – Menjadi salah satu penyebab kemacetan, Eks Balai Desa Suko Sidoarjo Jawa Timur dibongkar. Proses pembongkaran langsung mendapat pimpinan bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali bersama dengan instansi terkait.
Untuk tahap pertama, pembongkaran terlaksana pada bangunan eks balai desa, yang sebelumnya pedagang manfaatkan untuk berjualan.
Pembongkaran sendiri seiring dengan rencana pelebaran jalan di lokasi tersebut, agar arus lalu lintas di pertigaan pasar suko bisa terurai. Pasalnya, bangunan tersebut terduga menjadi biang kemacetan akibat padatnya kendaraan yang melintas di area tersebut.
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdor Ali, mengatakan, sekitar 65 pedagang yang terdampak akibat pembongkaran tersebut. Mereka mendapat fasilitas dari pemkab untuk sementara pindah ke pasar sayur. Supaya mereka bisa berjualan, dan omset pendapatannya tidak terganggu.
Tak hanya pembongkaran bangunan, berbagai sarana lainnya seperti tiang listrik milik PLN dan milik telkom yang berada di titik lokasi, juga sudah melalui komunikasi kepada para pejabat terkait. Komunikasi tersebut agar segera bisa ada penataan. Agar lebih rapi dan tidak semrawut. Harapannya, satu demi satu problem kemacetan di Kabupaten Sidoarjo bisa selesai.
Menurut rencana, di tahun 2022 mendatang, pemkab Sidoarjo juga akan anggarkan Pasar Suko ini menjadi pasar desa yang modern, representatif dan nyaman bagi seluruh masyarakat Sidoarjo. Baik itu bagi pedagang maupun pembeli yang akan berbelanja. (mk)







