Blitar – Pandemi Covid 19 ternyata tidak membuat sebagian usaha kecil menjadi lesu. Seperti di Kabupaten Blitar justru pandemi membawa berkah bagi seorang ibu rumah tangga yang menggeluti usaha pembuatan minuman segar berbahan baku buah nanas.
Tak ayal, selama pandemi pemilik usaha ini meraup hasil ratusan juta per bulan karena omzet penjualan meningkat tajam.
Samrotul Azizah, pelaku usaha kecil pembuatan minuman Sari nanas berbahan baku buah nanas merupakan warga Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.
Samrotul Azizah menggeluti usaha memproduksi minuman Sari nanas ini sejak empat tahun lalu. Bermula karena keprihatinannya melihat hasil pertanian buah nanas yang ada di desanya melimpah dan harga jualnya sangat murah. Dengan keuletannya, kini usahanya berkembang pesat dan beromzet ratusan juta per bulan.
Dengan dibantu belasan karyawan, Samrotul Azizah setiap hari mampu memproduksi lebih dari lima ribu kemasan dengan nilai jual puluhan juta rupiah.
Samrotul Azizah mengaku, pandemi Covid-19 sama sekali tidak berdampak terhadap usahanya. Menurutnya, justru pandemi omzet penjualan meningkat tajam lebih 75 persen di Banding sebelum pandemi.
Meningkatnya omzet ini menurut Samrotul Azizah karena banyaknya pesanan datang dari berbagai daerah akan minuman buah dari nanas yang diyakini bisa menyehatkan tubuh dan meningkatkan imun.
Kini, minuman segar hasil produksi Azizah sudah mulai merambah ke pasar luar Pulau Jawa, seperti Sulawesi, Kalimantan dan Bali.
Ia bersyukur dengan usahanya yang berkembang bisa meningkat lagi supaya bisa lebih banyak lagi menambah pekerja untuk mengurangi pengangguran di desanya. (sr)







