
Banyuwangi – Kejadian berawal mita warga Dusun Tanjungrejo, Desa Sembulung, Kecamatan Cluring yang ingin melahirkan ke Rumah Sakit Umum Genteng yang diantar oleh ayahnya dan adiknya berangkat dari rumahnya akan tetapi sesampainya di Kecamatan Gambiran, Mita baru ingat bahwa kartu BPJS-nya masih tertinggal di rumah.
Karena jarak sudah terlalu jauh tidak memungkinkan mita untuk mengambil kartu BPJS-nya ke rumah sehingga sang ayah memilih untuk mengambil sedangkan mita lebih memilih di depan bank bersama adiknya.
Siapa sangka sedang dalam menunggu ayahnya kembali kerumah tersebut, air ketubannya pecah yang menandakan sang bayi sudah kontraksi dan harus segera dilahirkan.
Beruntung saja air ketubannya pecah itu terlihat oleh masyarakat yang kemudian dilaporkan ke Pos Lantas Polsek Gambiran.
Aipda Didit CH yang sedang piket mendapat laporan dari masyarakat kemudian mengecek kelokasi dan benar mita sudah dalam kondisi lemas, karena tidak ingin terjadi apa apa kepada Mita oleh anggota lantas Polsek Gambiran mengambil langkah cepat dan segera di antarkan ke Rumah Sakit Umum Genteng.
Setelah sampai ke Rumah Sakit Umum Genteng langsung diserahkan ke pihak dokter agar mendapat perawatan lebih lanjut.
Beruntung dalam langkah cepat pihak kepolisian tersebut tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan dan kini keduanya dalam kondisi sehat walafiat.(aw)







