Simalungun – Harimau Sumatra (Pantheratigris Sumatrae) menyerang hewan ternak di perkebunan kelapa sawit yang berada di Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara (Sumut). Dua ekor lembu milik warga mengalami luka parah akibat diserang hewan buas tersebut.
Disampaikan oleh Plt Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Sumut, Irzal Azhar, pada Sabtu (16/4) bahwa, setelah menerima laporan dari warga tentang munculnya harimau Sumatra di wilayah itu, timnya langsung melakukan penyisiran.
Setelah melakukan penyisiran, tim KSDA Sumut berhasil menemukan jejak harimau serta dua ekor lembu milik peternak bernama Sugito dan Warsito yang menjadi korban penyerangan harimau. Dua ekor lembu itu masih hidup dan mengalami luka menganga bekas terkaman harimau di tubuhnya.
Berangkat dari kejadian tersebut, kemudian tim memberikan sosialisasi kepada pihak manajemen PTPN IV perangkat desa maupun warga sekitar untuk hati-hati. Tim mengimbau agar tidak ada aktivitas apapun di lokasi kejadian dalam tiga hari ke depan. Apabila terpaksa melakukan aktivitas, sebaiknya tidak sendirian atau dengan cara berkelompok. Selain itu, hewan ternak tidak dilepasliarkan di areal perkebunan sawit.
Irzal menegaskan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan kelangsungan hidup satwa liar termasuk harimau. Seperti memburu, membunuh, memasang jerat. Sebab, perbuatan itu membawa konsekuensi hukum karena harimau Sumatra merupakan satwa langka yang dilindungi undang-undang.(red)







