TULUNGAGUNG, 18 November 2023 – Kabupaten Tulungagung merayakan momen bersejarah dalam sejarahnya saat ini, dengan memperingati Hari Jadi yang ke-818. Perayaan ini dimulai dengan semangat dan semarak, diawali oleh upacara apel di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung pada hari Sabtu, 18 November 2023.
Upacara apel peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk TNI, Polri, Satpol PP, jajaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah), siswa-siswi, dan masyarakat peserta Kirab Bersinagari. Semua bersatu dalam semangat kebersamaan untuk merayakan sejarah panjang Kabupaten Tulungagung.
Setelah upacara apel, jajaran Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) dan peserta Kirab Bersinagari bersiap-siap untuk melanjutkan perayaan dengan Kirab Bersinagari yang megah. Pada momen ini, PJ Bupati Tulungagung, Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Dandim 0807 Tulungagung, Kapolres, Kajari, dan Sekda Kabupaten Tulungagung, bersama-sama memimpin Kirab dengan menaiki kereta kuda yang gagah. Mereka diikuti oleh pasukan becak yang mengangkut Kepala OPD beserta istri, serta di barisan akhir Kirab terdapat tumpeng lanang dan tumpeng wadon yang sangat mengesankan.
Rute Kirab Bersinagari ini melintasi Tugu Reog Kendang dan melewati Alun-Alun Tulungagung, menuju PendoPo Kongas Arum Kusumaningbongso. Kedatangan mereka disambut meriah oleh 252 penari Reog Kendang, dan di samping itu, ada penampilan tari tradisional dan doa bersama dalam upacara adat tradisi Lawadan.
PJ Bupati Tulungagung, Heru Seseno, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangganya terhadap Kabupaten Tulungagung yang memiliki prasasti Lawadan sebagai saksi lahirnya kota ini. Ia juga merasa bangga atas jargon Kabupaten Tulungagung yang mengusung semangat “Ayem Tentrem Mulya Lan Tinata”.
Setelah upacara adat, PendoPo Kongas Arum Kusumaningbongso dipenuhi dengan aroma harum dari tumpeng lanang yang berisi nasi kuning beserta ayam ingkung, ayam lodho, dan berbagai lauk pauk lezat lainnya. Tumpeng wadon juga tak kalah istimewa dengan berbagai buah dan sayuran khas Tulungagung. Upacara adat ini berakhir dengan tumpeng-tumpeng tersebut dijadikan bahan rebutan oleh masyarakat Tulungagung yang hadir.
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung yang ke-818 ini menggambarkan semangat kebersamaan dan kebanggaan akan sejarah dan budaya yang kaya di Kabupaten ini. Semoga Kabupaten Tulungagung terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakatnya. Ayem Tentrem Mulya Lan Tinata!







