spot_img
Minggu, Maret 15, 2026
Beranda Bengkulu Hantam Tiang Listrik, Mobil Pick Up Terbelah Dua Di Kepahiang

Hantam Tiang Listrik, Mobil Pick Up Terbelah Dua Di Kepahiang

394

Desa Taba Tebelet, Kepahiang – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil pick up Suzuki Carry warna hitam dengan nomor polisi BG 8206 HL, mengguncang Desa Taba Tebelet, Kecamatan Kepahiang. Insiden ini terjadi pada jalan lintas Kepahiang – Curup, di mana mobil tersebut mengalami kehilangan kendali dan menabrak tiang listrik hingga hampir terbelah dua. Kecelakaan ini diduga terjadi karena pengemudi mengendarai dengan kecepatan tinggi di jalan basah dan licin.

Menurut keterangan Kapolres Kepahiang, AKBP Yana Supriatna SIK MSI, mobil pick up tersebut dikemudikan oleh Nova Andika (28), seorang warga Desa Embong Ijuk, Kecamatan Bermani Ilir, Kepahiang. Selain Nova Andika, ada tiga penumpang lainnya yang juga berasal dari Desa Embong Ijuk, yaitu Eka (30), Dwi (32), dan seorang balita berusia 8 bulan.

Kronologis kejadian ini terjadi ketika mobil pick up Suzuki Carry yang dikemudikan Nova Andika melaju dari arah Curup menuju Kepahiang. Saat tiba di jalan lurus beraspal yang basah dan licin di Desa Taba Tebelet, mobil tersebut tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak tiang listrik yang berada di sebelah kiri jalan. Akibat kecelakaan ini, mobil mengalami kerusakan parah dan hampir terbelah menjadi dua bagian. Pengemudi dan penumpang mobil tersebut mengalami luka-luka.

Kasat Lantas IPTU Bole Susanja MSI mengkonfirmasi kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa korban saat ini sedang dirawat di RSUD setempat. Mereka mengalami luka di bagian kepala dan kaki, dan telah menjalani tindakan medis, termasuk penjahitan luka.

Dari pemeriksaan yang dilakukan oleh kepolisian, diketahui bahwa pengemudi, Nova Andika, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil tersebut. Hal ini akan menjadi bahan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan ini.

Kepala Kepolisian Resor Kepahiang, AKBP Yana Supriatna SIK MSI, mengingatkan seluruh pengendara untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menghindari kecepatan tinggi, terutama saat menghadapi kondisi jalan basah dan licin. Keselamatan menjadi prioritas utama, dan setiap pengendara diharapkan memiliki SIM dan STNK yang valid.

Kami berharap agar semua korban dapat pulih dengan cepat dan seluruh pengemudi dapat lebih berhati-hati di jalan raya demi menghindari kecelakaan serupa di masa yang akan datang. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.