Sungailiat, Bangka Belitung – Pada Selasa (24/10), Sungailiat, Kabupaten Bangka, dikejutkan oleh kebakaran yang melanda Gudang dan Kantin Ponpes Islamic Centre. Kejadian ini disebabkan oleh ulah iseng seorang siswa yang membakar kardus bekas. Berkat tindakan cepat anggota pemadam kebakaran, kejadian ini berhasil diredam, mencegah api merambat ke gedung lain di kompleks Islamic Centre.
Kobaran api yang awalnya berasal dari tumpukan kardus di samping gedung dengan cepat menjalar ke gudang dan kemudian merambat ke kantin. Penghuni Islamic Centre segera memberikan laporan tentang kejadian ini kepada petugas pemadam kebakaran.
Toni Mirza, Kepala Satpol PP dan Damkar Pemkab Bangka, mengungkapkan bahwa tim pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi dengan peralatan lengkap, termasuk mobil tangki suplai pemadam dan mobil patroli, serta melibatkan 22 personil yang berpengalaman. Berkat kerja keras mereka, kobaran api berhasil dipadamkan hanya dalam waktu 45 menit. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara tim pemadam kebakaran dan warga sekitar.
Selain itu, kabar baiknya adalah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meskipun kebakaran ini memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap Gudang dan Kantin Ponpes Islamic Centre, hal ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya keselamatan dan kehati-hatian dalam beraktivitas, terutama di tempat-tempat umum.
Islamic Centre Sungailiat telah lama menjadi tempat penting bagi masyarakat setempat, tempat di mana banyak aktivitas keagamaan dan sosial dilaksanakan. Kita semua berharap agar fasilitas ini dapat segera pulih dan berfungsi kembali untuk melayani kepentingan masyarakat. Semoga kejadian ini juga menjadi pelajaran berharga bagi kita semua tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah tindakan yang dapat membahayakan.
Mari bersama-sama mendukung upaya pemulihan Gudang dan Kantin Ponpes Islamic Centre Sungailiat agar kembali berfungsi dengan baik dan tetap menjadi tempat yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Kita percaya bahwa dengan kerja sama dan semangat gotong royong, kita dapat melewati cobaan ini dan menjadikannya sebagai momentum positif untuk lebih waspada dan peduli terhadap lingkungan sekitar kita.







