spot_img
Sabtu, April 25, 2026
Beranda BERITA UTAMA Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Menginisiasi Penandatanganan Pakta Integritas untuk Peningkatan...

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Menginisiasi Penandatanganan Pakta Integritas untuk Peningkatan Tata Kelola Pendidikan di Sekolah-sekolah Negeri di Jatim

339

Surabaya, 21 Juli 2023

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dengan penuh semangat menginisiasi acara penandatanganan Pakta Integritas Kepala Sekolah dan Komite Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan se-Jawa Timur Tahun 2023. Lebih dari 1.700 sekolah berpartisipasi dalam acara bersejarah ini, menandakan komitmen tinggi dalam meningkatkan tata kelola dan kualitas pendidikan di wilayah Jawa Timur.

Dalam acara yang digelar di Surabaya pada Jumat (21/7/2023) tersebut, Gubernur Khofifah mengajak kepala sekolah serta anggota komite sekolah untuk memahami dan melaksanakan tugas mereka sesuai dengan Permendikbud No 75 Tahun 2016. Salah satu tujuan utama dari penandatanganan Pakta Integritas ini adalah untuk menghindari praktik pungutan liar (pungli) yang tidak diperbolehkan oleh peraturan perundang-undangan.

“Permendikbud 75/2016 memberikan kesempatan bagi masyarakat, termasuk anggota komite sekolah, untuk berkontribusi dalam penyelenggaraan pendidikan, seperti mendukung kegiatan ekstrakurikuler, olimpiade, dan upaya lainnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah,” ungkap Gubernur Khofifah.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Menginisiasi Penandatanganan Pakta Integritas untuk Peningkatan Tata Kelola Pendidikan di Sekolah-sekolah Negeri di Jatim

Gubernur juga menegaskan bahwa setiap bentuk dukungan yang diberikan oleh komite haruslah dilakukan secara sukarela dan atas dasar keputusan rapat. Dalam hal ini, tidak ada pungutan atau sumbangan yang dipaksakan atau ditargetkan dengan nominal tertentu.

“Tidak boleh ada paksaan atau penentuan jumlah yang harus diberikan. Semua anggaran yang direncanakan oleh komite harus transparan, akuntabel, dan kredibel,” tegas Khofifah.

Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya memiliki perencanaan program yang jelas dan tujuan yang terukur untuk setiap bentuk dukungan yang diberikan oleh komite. Semua kegiatan rapat komite juga harus didokumentasikan dengan baik dalam berita acara yang ditandatangani oleh seluruh anggota rapat dan dilaporkan kepada kepala sekolah serta Kepala Dinas Pendidikan.

Dengan adanya penandatanganan Pakta Integritas ini, diharapkan semua pihak dapat berkomitmen untuk mencapai prestasi pendidikan yang tinggi di Jawa Timur, sejalan dengan tata kelola pendidikan yang baik. Gubernur Khofifah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota komite sekolah yang telah menunjukkan semangat gotong-royong dalam mendukung para siswa dalam proses belajar mengajar di sekolah.

Penandatanganan Pakta Integritas antara Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur dengan 24 Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan perwakilan kepala sekolah beserta anggota komite sekolah dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Khofifah.

Sementara itu, melalui koneksi virtual, Inspektur Jenderal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Chatarina Muliana Girsang, memberikan apresiasi dan dukungan atas inisiatif penandatanganan Pakta Integritas ini. Ia menyatakan bahwa peran serta aktif masyarakat, termasuk anggota komite sekolah yang merupakan bagian dari orang tua dan masyarakat, sangatlah penting dalam mewujudkan pendidikan menengah dan khusus yang berkualitas.

“Penandatanganan Pakta Integritas ini adalah langkah kuat untuk mencapai tujuan tersebut. Peran serta masyarakat, termasuk pendidikan swasta, harus tetap ditingkatkan secara proporsional,” ujar Chatarina.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga memberangkatkan sepuluh siswa dari SMAN 10 Surabaya yang akan mewakili Indonesia dalam ajang World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan, pada 25-31 Juli 2023. Ia berharap para siswa tersebut dapat mengharumkan nama Indonesia, khususnya Jawa Timur, dengan karya ilmiah mereka dan membawa pulang medali emas.

Semoga dengan semangat dan komitmen yang tinggi dari seluruh pihak terlibat, tata kelola pendidikan di Jawa Timur semakin terarah dan berkualitas, memberikan manfaat yang nyata bagi para pelajar dan calon-calon pemimpin masa depan Indonesia.