
Ngawi – Antusiasme dan semangat menyambut kedatangan tim penilai dari berbagai daerah menjadi sorotan utama pada acara penilaian GEMA PARUT di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi. Program Gerakan Menanam dengan Memanfaatkan Pekarangan Rumah Tangga (GEMA PARUT), yang pertama kali diluncurkan oleh Bupati Ngawi pada Desember 2021, telah berhasil dilaksanakan dengan sukses, mulai dari perencanaan, penanaman, hingga perlakuan panen dan pasca panen.
Acara penilaian yang berlangsung pada Senin, 24 Juli 2023, disambut meriah oleh seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi. Tak lupa, tarian-tarian tradisional dan hidangan minuman tradisional menjadi bagian dari sambutan hangat untuk para tamu penilai dari luar daerah.
Tim penilai tampak terkesan dengan kerja sama dan partisipasi aktif masyarakat dalam mengimplementasikan program GEMA PARUT. Dengan antusias, mereka kemudian melanjutkan perjalanan menuju ke lokasi pekarangan milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi yang menjadi contoh keberhasilan dalam penyediaan pangan masyarakat secara mandiri.
Pekarangan yang subur, tertata rapi, dan indah memperlihatkan hasil maksimal dari upaya petani lokal dalam menjalankan GEMA PARUT. Tim penilai tak hanya memberikan apresiasi atas hasil pertanian yang berhasil ditanamkan dalam pekarangan, tetapi juga menyaksikan upaya pemeliharaan tanaman secara berkelanjutan.
Ketua Tim Penilai, dalam kesempatan tersebut, menyatakan kekagumannya terhadap inovasi yang diwujudkan dalam program GEMA PARUT. “Program ini bukan hanya sekadar menyediakan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mencapai ketahanan pangan di tingkat lokal. Keberhasilan ini tentunya tak lepas dari komitmen pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat.”
Bupati Ngawi, yang turut hadir dalam acara penilaian, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kesuksesan GEMA PARUT. “Program ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor pendidikan dapat menghasilkan dampak positif yang besar bagi kesejahteraan masyarakat kita. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat program ini agar dapat memberdayakan lebih banyak keluarga dan komunitas dalam menyediakan pangan secara mandiri.”
GEMA PARUT berhasil membuktikan bahwa dengan perencanaan yang matang, kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan, dan kerja sama yang sinergis, masyarakat dapat mencapai kemandirian pangan. Semangat positif dan optimisme terus menggelora di Kabupaten Ngawi, menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengadopsi program serupa guna mencapai kesejahteraan dan keberlanjutan bagi masyarakat.







