Connect with us

Australia Open

Federer Lewatkan Australian Open, Absen Hingga Pertengahan 2022

Diterbitkan

pada

Roger Federer dari Swiss menyapa para penonton saat ia berjalan keluar lapangan setelah kalah dalam pertandingan perempat final melawan Hubert Hurkacz dari Polandia selama pertandingan di Wimbledon, All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris, Rabu (7/7/2021). REUTERS/Paul Childs/AWW/sa.

Swiss – Mantan petenis nomor satu dunia Roger Federer kepada media Swiss mengatakan, dirinya akan melewatkan Australian Open pada Januari dan kemungkinan tidak akan kembali berkompetisi hingga pertengahan 2022, saat ia pulih dari beberapa operasi lutut.

Petenis 40 tahun itu juga mengatakan akan sangat terkejut jika ia bisa bermain di Wimbledon, Grand Slam yang telah ia menangi delapan kali, dengan gelar terakhirnya terjadi pada 2017.

Juara Grand Slam 20 kali itu mengatakan akan dapat kembali berlari pada Januari dan kembali berlatih di lapangan pada Maret atau April.

“Saya harus sangat sabar dan memberikan waktu pada lutut saya untuk pulih. Beberapa bulan ke depan akan sangat penting,” ujar Federer dalam wawancara dengan beberapa media Swiss, dikutip dari laman resmi Reuters, Rabu.

Agen Federer tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Federer bersaing ketat dengan Rafa Nadal dan Novak Djokovic dalam perebutan gelar juara Grand Slam tunggal putra tersukses sepanjang masa.

Pelatihnya Ivan Ljubicic awal pekan ini mengatakan, Federer tidak mungkin bermain di Melbourne Park pada Januari karena ia tidak akan berada dalam kondisi 100%.

Federer menjalani dua operasi lutut pada 2020, yang membuatnya absen dari tur selama lebih dari setahun dan kembali beraksi pada Maret, namun ia hanya bermain di 13 pertandingan tahun ini.

Federer mengundurkan diri dari French Open pada Juni, setelah memenangkan pertandingan putaran ketiga untuk menyelamatkan dirinya ke Wimbledon, namun jatuh pada rintangan perempat final di Grand Slam lapangan rumput tersebut, sebulan sebelum ulang tahunnya yang ke-40.

Cedera lain memaksa Federer untuk melewatkan US Open, saat menjalani operasi lagi dan ia mengatakan dokter juga memperbaiki tulang rawan di lututnya.

“Musim panas ini diputuskan untuk menjahit lesi ke meniskus saya, yang melibatkan beberapa waktu istirahat,” ungkap Federer.

“Para dokter juga mengambil kesempatan untuk merawat tulang rawan saya. Kombinasi dari kedua prosedur ini membutuhkan kesabaran dan kehati-hatian.”

Federer belum pernah memenangi Grand Slam sejak merebut gelar Australian Open pada 2018, namun veteran asal Swiss itu mengatakan masih bertahan untuk sebuah “keajaiban”.

“Hidup saya tidak akan runtuh jika saya tidak bermain di final Grand Slam lagi,” tambah Federer.

“Tapi itu akan menjadi mimpi terakhir untuk kembali. Dan faktanya, saya masih mempercayainya. Saya percaya pada keajaiban semacam ini.” pungkas Federer.(antara/*)

Continue Reading
Advertisement

Australia Open

Srdjan: Djokovic Kemungkinan Lewatkan Australian Open

Diterbitkan

pada

Petenis Serbia Novak Djokovic beraksi dalam pertandingan melawan Dennis Novak dari Austria pada babak penyisihan grup Final Piala Davis di Olympiahalle, Innsbruck, Austria, Jumat (26/11/2021). ANTARA/REUTERS/Leonhard Foeger.

Serbia  – Ayah Novak Djokovic, Srdjan Djokovic, mengatakan kemungkinan petenis nomor satu dunia itu tidak akan bermain di Australian Open jika aturan tentang vaksinasi COVID-19 tidak dilonggarkan.

Penyelenggara turnamen Grand Slam tersebut mengatakan bahwa semua pemain harus divaksinasi untuk ambil bagian.

Djokovic sejauh ini menolak untuk mengungkapkan apakah dia divaksin, dan ayahnya mengatakan bahwa sikap badan tenis Australia terhadap pemain yang divaksin sama saja dengan “pemerasan.”

“Mengenai vaksin dan non-vaksin, itu adalah hak pribadi kita masing-masing apakah kita akan divaksinasi atau tidak. Tidak ada yang berhak masuk ke dalam keintiman kita,” kata Srdjan, dikutip dari Reuters, Senin.

“Dengan kondisi pemerasan ini, (Djokovic) mungkin tidak akan (bermain). Saya tidak akan melakukan itu. Dan, dia adalah putra saya, jadi silakan putuskan sendiri.”

Djokovic telah memenangi sembilan gelar Grand Slam di Melbourne Park, termasuk turnamen tahun ini, dan berbagi rekor 20 gelar Grand Slam putra dengan Roger Federer dan Rafa Nadal.

Nadal telah mengkonfirmasi bahwa dia akan bermain di Melbourne Park pada Januari mendatang, tetapi Federer akan melewatkan turnamen karena dalam pemulihan dari operasi lutut.

Australian Open dimulai pada 17 Januari.(reuters)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: