Connect with us

Bulu Tangkis

Empat Wakil Merah Putih Lewati Babak Pertama Indonesia Masters 2021

Diterbitkan

pada

Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon lolos ke babak 16 besar Indonesia Masters 2021 di Nusa Dua, Selasa (16/11/2021). ANTARA/Roy Rosa Bachtiar/aa.

Nusa Dua – Empat dari 11 wakil Merah Putih yang tampil pada hari pertama berhasil melewati babak awal turnamen level Super 750 Indonesia Masters 2021 yang digelar di Bali Convention Center, Nusa Dua, Selasa.

Ganda campuran Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela menjadi wakil pertama yang lolos babak awal usai mengalahkan pasangan Australia Oliver Leydon-Davis/Anona Pak 21-15, 21-10.

Ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana berhasil melewati duel melawan seniornya di pelatnas, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dengan kemenangan 13-21, 21-18, 22-20.

Unggulan teratas Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi pasangan ketiga Indonesia yang bakal melanjutkan perjuangannya pada babak 16 besar, Kamis.

Ganda putra nomor satu dunia tersebut meyingkirkan wakil Korea Selatan Choi Solgyu/Kim Wonho 21-19, 21-17.

Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menjadi wakil terakhir yang memastikan tampil di babak kedua usai menaklukkan pasangan Malaysia Tan Kian Meng/Tan Wee Kiong.

Pertandingan 32 besar masih akan berlangsung Rabu, yang akan menampilkan 17 wakil lainnya dari Indonesia.

Mereka di antaranya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, dan Gregoria Mariska Tunjung.

Sementara itu, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dipastikan langsung lolos ke babak 16 besar tanpa harus bertanding. Peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 itu diuntungkan dengan bye di babak pertama.

Berikut hasil lengkap pertandingan Indonesia Masters 2021 hari pertama sesuai catatan BWF:

Alfian Eko Prasetya/Masita Mahmudin vs Marcus Ellis/Lauren Smith (Inggris) 18-21, 15-21

Tommy Sugiarto vs Kento Momota (Jepang) 12-21, 16-21

Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela vs Oliver Leydon-Davis/Anona Pak (Australia) 21-15, 21-10

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana 21-13, 18-21, 20-22

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Choi Solgyu/Kim Wonho (Korea Selatan) 21-19, 21-17

Melani Mamahit/Tryola Nadia vs Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva (Bulgaria) 13-21, 9-21

Chico Aura Dwi Wardoyo vs Ng Ka Long Angus (Hong Kong) 16-21, 19-21

Ruselli Hartawan vs Akane Yamaguchi (Jepang) 12-21, 14-21

Fitriani vs Clara Azurmendi (Spanyol) 18-21, 14-21

Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi vs Tan Kian Meng/Tan Wee Kiong (Malaysia) 13-21, 21-14, 21-17.

(antara/*)

Continue Reading
Advertisement

Bulu Tangkis

Pemerintah Siapkan Bonus untuk Tim Piala Thomas

Diterbitkan

pada

Presiden Joko Widodo (keempat kanan) bersama Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna (ketiga kiri) mengangkat Piala Thomas saat bertemu dengan tim Piala Thomas di Nusa Dua, Bali, Kamis (2/12/2021). ANTARA FOTO/HO/HUMAS PP PBSI/wpa/foc. (ANTARA FOTO/HUMAS PBSI)

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah mempersiapkan bonus untuk tim Piala Thomas 2020 yang berhasil membawa pulang trofi kejuaraan dunia bulu tangkis beregu putra tersebut ke Tanah Air setelah penantian 19 tahun.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menuturkan bahwa pemberian bonus untuk kejuaraan single event seperti Piala Thomas sebetulnya tidak diatur secara jelas dalam undang-undang atau peraturan menteri, berbeda dengan multievent seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Namun Zainudin mengatakan Kemenpora telah berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan untuk memberikan apresiasi kepada skuad Merah Putih di Piala Thomas 2020, kejuaraan beregu putra paling bergengsi di dunia.

“Setelah saya rapat koordinasi internal, kami memutuskan untuk memberikan apresiasi dari pemerintah,” ungkap Zainudin dalam jumpa pers virtual yang diikuti di Jakarta, Sabtu.

“Tapi untuk ke depannya kami akan mempertegas mana saja kegiatan-kegiatan yang akan mendapat apresiasi atau bonus dari pemerintah. Jadi kategori-kategorinya akan diperjelas supaya tidak ada lagi perdebatan dan diskusi berkepanjangan,” ujarnya menambahkan.

Adapun penyerahan bonus, lanjut Zainudin, akan dilakukan pekan depan di kantor Kemenpora. Namun bonus tidak akan diserahkan kepada masing-masing atlet, melainkan kepada federasi bulu tangkis Indonesia PBSI. Langkah tersebut dipilih mengingat Piala Thomas merupakan kejuaraan beregu.

Berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 1684 tahun 2015 tentang Persyaratan Pemberian Penghargaan Olahraga kepada Olahragawan, Pembina Olahraga, Tenaga Keolahragaan, dan Organisasi Olahraga diatur bahwa pemerintah akan memberikan bonus berupa uang atau barang bagi olahragawan yang memenuhi persyaratan.

Persyaratan yang dimaksud adalah meraih medali pada ajang SEA Games, ASEAN Para Games, Asian Games, Asian Para Games, dan Olimpiade serta Paralimpiade.

Selain itu, ada juga kategori untuk juara kejuaraan dunia maupun kejuaraan Asia resmi single event untuk cabang olahraga Olimpiade, serta menjadi juara pada ajang Islamic Solidarity Games atau Asian Beach Games.

Namun aturan tersebut memang belum mengatur secara spesifik kejuaraan single event apa saja yang masuk dalam kategori pemberian bonus pemerintah.

“(Pemberian bonus) ini bukan karena desakan publik karena kami telah berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan, jadi kami benar-benar mengikuti rule,” pungkas Zainudin. (antara/sa)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: