spot_img
Minggu, Maret 15, 2026
Beranda Badung ditemukan Mayat Bayi Pinggir Jalan Tukad Badung XX dalam Keadaan Hancur

ditemukan Mayat Bayi Pinggir Jalan Tukad Badung XX dalam Keadaan Hancur

424
Penemuan Mayat Bayi Pinggir Jalan Tukad Badung

DENPASAR – Warga di sekitar Jalan Tukad Badung XX, Denpasar, digegerkan oleh penemuan mayat bayi pada Selasa, 21 November 2023, sekitar pukul 07.30 WITA.

Informasi ini diperoleh dari Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, yang menyatakan bahwa bayi tersebut ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia di pinggir Jalan Tukad Badung XX. Jenis kelamin bayi tersebut tidak dapat dideteksi karena kondisinya yang sangat mengenaskan.

Saat pertama kali ditemukan, bayi itu dalam keadaan tidak utuh dan diduga terlindas oleh kendaraan yang melintas, mengingat posisi bayi di jalan yang padat arus lalu lintas. Dugaan sementara dari pihak polisi adalah bahwa bayi ini sengaja dibuang, mungkin untuk menutupi aib hasil hubungan gelap.

Kasi Humas Polresta Denpasar mengatakan penemuan bayi tersebut pertama kali dilaporkan oleh dua orang saksi, Sopian (25) dan Mozza alias Siti (26). Keterangan dari kedua saksi kepada polisi mengungkapkan bahwa mereka melintas di TKP sekitar pukul 07.30 WITA. Ketika melintas di TKP, mereka melihat kaki bayi yang menjulur dari dalam tas jinjing hitam yang pada awalnya mereka kira adalah boneka.

Namun, karena curiga, saksi berhenti dan memeriksa lebih dekat. Mereka baru menyadari bahwa yang mereka lihat adalah kaki dari bayi, sementara tubuhnya masih berada di dalam tas jinjing. Saksi segera meminta pertolongan kepada warga lain yang melintas di sekitar TKP.

Saksi lainnya, Wayan Sudarsa (56), mengatakan bahwa ia melihat Sopian dan Mozza alias Siti menangis di sekitar TKP. Ketika ditanya oleh Sudarsa, kedua saksi tersebut mengaku menemukan bayi di TKP tersebut.

Ketika petugas tiba, benar mereka mendapati bayi dengan tubuh yang telah hancur. Unit Identifikasi Polresta Denpasar tiba di TKP sekitar pukul 09.15 WITA dan langsung melakukan olah TKP.

Selanjutnya, jasad bayi itu dievakuasi oleh BPBD Kota Denpasar ke RSUP IGNG Ngoerah sekitar pukul 09.30 WITA. Kasus ini masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang untuk mengungkap penyebab pasti dan pelaku di balik peristiwa tersebut.