spot_img
Senin, April 20, 2026
Beranda Jawa Timur Diduga Tanah Diserobot Proyek Pembangunan Tanggul, Warga Hentikan Aktivitas dan Akan Menuntut...

Diduga Tanah Diserobot Proyek Pembangunan Tanggul, Warga Hentikan Aktivitas dan Akan Menuntut Jalur Hukum

273

Kediri – Diduga tanahnya petugas serobot untuk proyek pembangunan tanggul atau parepet, warga Kota Kediri mendatangi lokasi dan menyuruh pekerja menghentikan aktivitasnya. Bahkan warga mengancam akan meneruskan ke jalur hukum.

Supriyo dan warga memaksa pekerja proyek normalisasi dan pemasangan tanggul atau parapet sungai kali putih, di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, terrhenti aktivitasnya. Bahkan Supriyo sempat menyatakan jika pekerja proyek tidak mau berhenti, maka warga akan bertindak sendiri. Pasca kejadian tersebut, pihak kelurahan bersama dinas PUPR Kota Kediri langsung mendatangi lokasi. Tim engumpulkan warga yang terdampak normalisasi sungai serta pembangunan tanggul parapet.

Proyek normalisasi dan pemasangan tanggul parapet tersebut terlaksana oleh pihak ketiga dan merupakan proyek Dinas PUPR Kota Kediri. Tidak tanggung-tanggung anggaran untuk proyek tersebut senilai 2 milyar rupiah lebih.

Sementara, Supriyo yang mewakili warga yang tanahnya terduga terkena penyerobotan mengungkapkan, saat ini ada delapan orang yang tidak terima. Hal tersebut karena dugaan penyerobotan tanah akibat proyek normalisasi dan pembangunan tanggul atau parepet. Pihaknya saat ini masih menunggu kejelasan atau itikad baik dari dinas PUPR terkait ganti rugi atau kompensasi.

Supriyo mengatakan, akan menunggu jangka waktu waktu 7 hari. Kalau 7 hari ke depan belum ada kejelasan, pihaknya akan membawa dugaan penyebroton tanah ke jalur hukum.

Proyek normalisai dan pemasangan tanggul dan parapet di sungai kali putih tersebut, sepanjang 280 meter dengan ketinggian tanggul atau parapet mencapai kurang lebih 5 meter, dan dengan total anggaran 2 milyard lebih. (me)