spot_img
Jumat, Mei 1, 2026
Beranda BERITA VIDEO Diduga Malpraktek, Seorang Dokter di Sidoarjo Dilaporkan ke Polisi

Diduga Malpraktek, Seorang Dokter di Sidoarjo Dilaporkan ke Polisi

344

Sidoarjo – Seorang dokter spesialis kandungan, di rumah sakit ibu dan anak yang berada di kawasan Gedangan Sidoarjo, diduga melakukan malpraktek, kepada seorang ibu yang tengah hamil 9 bulan. Akibatnya, jabang bayi berjenis kelamin perempuan, dengan berat 2 koma 6 puluh 5 kilogram itu meninggal dunia di rahim sang ibu. Keluarga korban akhirnya melaporkan dokter tersebut ke Polda Jawa Timur.

Seorang dokter spesialis kandungan diduga melakukan malpraktek kepada seorang ibu, yang tengah hamil 9 bulan. Dokter tersebut menelantarkan pasiennya, tanpa penanganan medis lanjutan. Akibatnya, jabang bayi, berjenis kelamin perempuan, dengan berat 2 koma 6 puluh 5 kilogram tersebut, meninggal dunia di rahim sang ibu.

Lukman Muallim, pelapor yang juga merupakan seorang kepala Desa Semampir Kecamatan Sedati Sidoarjo Menyesalkan atas penanganan dari pihak oknum dokter, yang ditengarai menelantarkan pasien yang merupakan menantunya, atas nama Salsabila Asry Shia Putri saat posisi bukaan dan juga kontraksi.

Kejadian tersebut bermula ketika oknum dokter inisial EY ini pada saat Salsabilla Asry Shia Putri tengah kontraksi, yang bersangkutan tengah berada di Banyuwangi dengan alasan mertuanya meninggal, dan mendelegasikan penanganan medis ini hanya kepada perawat. Bahkan dalam posisi bukaan 1 dan air ketuban sendiri sudah mulai menipis. Saat perawatan, sang ibu, hanya mendapatkan obat untuk menunda kontraksi, sebanyak 2 kali sesuai dengan keputusan dokter.

Meski sebelumnya pihak keluarga memutuskan untuk memilih kelahiran dengan cara operasi, namun dokter kandungan, berinisial EY tersebut tidak mau mengabulkan keinginan keluarga pasien. Alasannya berat badan bayi yang belum normal. Situasi ini diperparah dengan tidak adanya pelimpahan pasien tersebut, kepada dokter kandungan lainnya.

Tak kunjung mendapatkan penanganan, akhirnya memasuki hari berikutnya, sang jabang bayi pun meninggal dunia. Pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polda Jawa Timur. Pihak rumah sakit belum memberikan konfirmasi apapun atas kejadian ini. (mk)