
Semarang – Tim Pemadam Kebakaran (DAMKAR) Kota Semarang telah berhasil mengendalikan kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang pada hari Kamis (5/10/2023) sekitar pukul 10.30 WIB. Meskipun api telah berhasil dipadamkan, tim DAMKAR tetap berada dalam kesiagaan untuk melanjutkan proses pendinginan guna memastikan kebakaran tidak kembali berkobar.
Kepala DAMKAR Kota Semarang, Nur Cholis, menjelaskan bahwa ini merupakan kebakaran ketiga yang terjadi di TPA Jatibarang. Kebakaran ini berbeda dari dua kebakaran sebelumnya, yang terjadi di zona yang berbeda. Kebakaran pertama terjadi pada Senin (18/9/2023) lalu di zona nonaktif atau zona 1 serta blok eks Narpati, yang dulunya adalah bekas pabrik pupuk. Sedangkan kebakaran kedua terjadi pada Jumat (22/9/2023) lalu di zona 3 yang masih aktif beroperasi, kemudian merembat ke kandang sapi dan rongsok milik warga sekitar.
Adanya kebakaran ketiga ini menimbulkan pertanyaan tentang penyebabnya. Cholis menduga bahwa kebakaran ini berasal dari gas metana yang ada di bawah tumpukan sampah. Pekan pertama Oktober ini, kondisi cuaca di Kota Semarang masih masuk musim kemarau atau panas, disertai angin kencang, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran di area TPA.
Tim DAMKAR Kota Semarang telah menunjukkan dedikasinya dalam menjinakkan kebakaran ini dan melindungi lingkungan sekitar. Walaupun tantangan cuaca dan kondisi yang berbeda-beda, mereka terus bekerja keras untuk menjaga keamanan masyarakat dan lingkungan sekitar. Semoga upaya mereka untuk mengatasi kebakaran di TPA Jatibarang ini akan terus sukses, dan diharapkan tindakan preventif yang lebih ketat dapat diterapkan untuk mencegah kebakaran serupa di masa depan.







