
Jakarta – Debat calon Wakil Presiden untuk Pilpres 2024 menghadirkan ketiga calon, Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD, pada Jumat malam (22/12) di Jakarta.
Debat cawapres seri pertama ini menyoroti gagasan-gagasan terkait ekonomi kerakyatan dan digital, keuangan, investasi, pajak perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, infrastruktur, dan perkotaan.
Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, memaparkan pandangannya terkait beberapa isu ekonomi. Ia menekankan visi misi di bidang ekonomi yang “berkelanjutan, percepatan, dan penyempurnaan.” Gibran menyoroti pentingnya membangun generasi muda dengan keterampilan masa depan untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, menyoroti maraknya korupsi di Indonesia sebagai penghalang terbesar untuk mencapai kemakmuran ekonomi.
Dalam pemaparan visi misinya, Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, menjelaskan sejumlah masalah ekonomi yang harus diatasi. Ia mengulang-ulang menggunakan kata “slepet” untuk menggambarkan upaya pemberantasan tersebut.
Dalam debat itu, Gibran sempat menyentil Cak Imin terkait pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (IKN). Gibran menyoroti ketidak-konsistenan Cak Imin yang sebelumnya turut meresmikan dan ikut potong tumpeng di IKN. Namun, sekarang Gibran menjelaskan bahwa pembangunan IKN merupakan simbol pemerataan pembangunan di Indonesia.
Debat cawapres seri pertama ini memberikan gambaran tajam dari pandangan ketiga calon wakil presiden terkait arah ekonomi dan pembangunan di Indonesia.







