spot_img
Minggu, April 26, 2026
Beranda Kediri Catatan Masa Kampanye: Bawaslu Kota Kediri Catat Pelanggaran Terbanyak Pemasangan APK

Catatan Masa Kampanye: Bawaslu Kota Kediri Catat Pelanggaran Terbanyak Pemasangan APK

277

KEDIRI, MADUTV – Badan pengawa Pemilu Kota Kediri terus melakukan perbagai upaya untuk menekan adanya pelanggaran pelanggaran selama masa Kampanye Pemilu 2024. Dari catatan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Kediri serta aduan maupun masyarakat menemukan pelanggaran terbanyak yakni pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).

Revani Sasmitaning Wulan selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Kediri menyebutkan jika banyak APK yang ditemukan terpasang di beberapa tempat yang tak seharusnya seperti di kawasan Sekolah, Jalan protokol dan Pasar.

Lanjut Revani yang saat menjelaskan di sebuah acara di Hotel Lotus Garden Jalan Jaksa Agung Koya Kediri, jika APK yang berhasil ditertibkan di Kecamatan Kota Perbulan Desember berjumlah 60 APK dengan rincian di Jalan Dhoho dan Jalan Sudirman, Kemudian untuk Kecamatan Mojoroto sejumlah 9 APK di Pasar Bandar dan Terminal, Serta untuk Kecamatan Pesantren masih dikoordinasikan dengan Satpol PP, namun dari pihak Kecamatan dan Lurah sudah dilakukan inventarisir.

Disamping itu etika pemasangan APK, Juga ditemukan pelanggaran lain seperti Pengrusakan APK dan Netralitas Oknum ASN.

Untuk Perusakan Alat Peraga kampanye, Revani menyebut jika penangannya masih dilakukan upaya penelusuran karena dari data yang sudah di dilaporkan data terlapornya tidak ada.

“Jadi kan memang kalau terkait pidana terkait laporan penanganan pelanggaran, memang harus lengkap unsur pelapor, terlapor, bukti, kronologi itu harus lengkap. Nah, karena kemarin terlapornya itu tidak ada, jadi kita melakukan upaya penelusuran seperti itu”, ucapnya.

Sedangkan untuk penanganan kasus Netralitas Oknum ASN masih dalam tahap pemanggilan terlapor dan pelapor.

“Kalau asn sudah kemarin kita panggil terlapor dan pelapor nya sekarang masih sedang proses menuju hasil kajiannya”, imbuhnya.(ef)