Bupati Langkat Non Aktif Terbit Rencana Ditetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Kerangkeng Manusia

17

Langkat – Polda Sumatera Utara, Selasa (5/4/2022) sore resmi menetapkan oknum Bupati Langkat Non Aktif, Terbit Rencana Perangin Angin sebagai tersangka, setelah penyidik Polda Sumut melakukan pemeriksaan terhadap Terbit Rencana Perangin Angin di gedung KPK.

Tim melakukan gelar perkara dan menetapkan Terbit Rencana Perangin Angin sebagai pihak yang memiliki tempat dan bertanggung jawab terhadap tempat tersebut

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra Simanjutak mengatakan, penyidikan masih terus berproses melengkapi semua alat bukti yang ada. Sehingga dalam waktu dekat Polda Sumut dapat menuntaskan kasus kerangkeng tersebut.

Terkait kasus ini, Bupati Langkat Non Aktif, Terbit Rencana Perangin Angin dikenakan pasal berlapis. Yakni pasal 2, pasal 7, pasal 10, UU No. 21 Tahun 2007 tentang TPPO dan Pasal 333 KUHP, Pasal 351, Pasal 352 dan Pasal 353  tentang Penganiyaan Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia.

Sebelumnya, penyidik Polda Sumut telah menetapkan delapan tersangka kasus tewasnya penghuni kerangkeng milik Bupati Langkat Non Laktif Terbit Rencana Perangin-Angin.

Para tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara. Hingga saat ini, kedelapan tersangka belum dilakukan penahanan karena kooperatif serta penyidik masih mengembangkan peristiwa tersebut. (red)