
MADIUN – DPRD Kabupaten Madiun menyelenggarakan dua Rapat Paripurna dalam rangka Penetapan Perubahan Propemperda Tahun 2022 dan Propemperda Tahun 2023 serta pengambilan keputusan bersama DPRD dan Bupati Madiun terhadap Perda APBD Tahun Anggaran 2023 di Ruang Rapat Gedung DPRD setempat, pada Rabu, 9 November 2022.
Hadir dalam kesempatan itu, di antaranya Bupati Madiun H. Ahmad Dawami, Wakil Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Madiun, Kepala OPD, Kepala BUMD dan camat se-Kabupaten Madiun.
Dalam Rapat Paripurna pertama tentang Penetapan Perubahan Propemperda Tahun 2022 dan Propemperda Tahun 2023, Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kabupaten Madiun yang dibacakan oleh Purwadi melaporkan, bahwa Badan Pembentukan Peraturan Daerah yang dimulai dengan melakukan penyusunan tentang program peraturan daerah. Sebagai tahap awal pembentukan peraturan daerah memiliki peran yang sangat strategis, dalam pembentukan produk hukum daerah yang dapat disusun dengan terencana, terpadu, dan sistematis sebagai sebuah rangkaian untuk mewujudkan visi dan misi pemerintah Kabupaten Madiun yang aman mandiri sejahtera dan berakhlak.
Sementara itu, dalam rapat paripurna kedua tentang Pengambilan Keputusan Bersama DPRD dan Bupati Madiun terhadap Perda APBD Tahun Anggaran 2023, Hari Puryadi melaporkan hasil dari kesepakatan dalam Rapat Badan Musyawarah DPRD dengan eksekutif. Selanjutnya dilaksanakan penandatangan oleh Bupati Madiun dan pimpinan DPRD Kabupaten Madiun.
Bupati Madiun H. Ahmad Dawami dalam sambutannya mengapresiasi kepada seluruh pihak baik eksekutif atau legislatif yang sudah bekerja sama dalam menyelesaikan pembahasan APBD Kabpaten Madiun tahun anggaran 2023, beliau berharap agar APBD tahun anggaran 2023 dapat dilaksanakan secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan akuntabel serta bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Madiun.
Bupati menambahkan bahwa dalam mencermati banyaknya aspirasi masyarakat yang semakin kompleks dan dinamis tentunya Pemerintah Kabupaten Madiun belum dapat sepenuhnya mengakomodir seluruh aspirasi yang ada baik yang disampaikan langsung pada Pemerintah Kabupaten Madiun maupun melalui anggota dewan yang terhormat karena keterbatasan dan kemampuan dana Pemerintah Kabupaten Madiun yang masih terbatas.
Bupati berharap kedepannya akan dapat diprioritaskan dalam program dan kegiatan pembangunan Kabupaten Madiun guna mewujudkan kwalitas hidup masyarat di berbagai sendi kehidupan.







